Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pemkab Malang Siapkan Alun-Alun Baru Seluas Empat Hektare, Target Mulai 2027

Selasa, 03 Maret 2026 | Maret 03, 2026 WIB Last Updated 2026-03-03T10:21:12Z

KabarPojokIndonesia.com
-- MALANG — Pemerintah Kabupaten Malang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Forum Perangkat Daerah dalam rangka Pra Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Malang Tahun 2027 yang berlangsung di Pendopo Panji Kepanjen, Selasa (03/02/2026) pagi.

Kegiatan tersebut menjadi tahapan strategis dalam menyusun arah pembangunan Kabupaten Malang tahun 2027 dengan melibatkan seluruh perangkat daerah serta pemangku kepentingan guna menyelaraskan program prioritas pembangunan.

Saat diwawancarai media Kabar Pojok Indonesia, Kepala Bappeda Kabupaten Malang Ir. Tomie Herawanto, M.P. menjelaskan bahwa forum ini merupakan bagian penting dalam proses penyusunan RKPD yang dilakukan secara bertahap dan partisipatif.

“Ini bagian dari proses kita menyusun perencanaan pembangunan tahun 2027. Salah satunya melalui forum ini, yakni untuk menyepakati hasil Musrenbang yang sudah dilaksanakan sebelumnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hasil kesepakatan forum perangkat daerah nantinya akan diakumulasi dengan penyusunan teknokratik oleh perangkat daerah (PD), kemudian dipadukan dengan pokok-pokok pikiran DPRD sebelum ditetapkan menjadi rancangan RKPD Kabupaten Malang Tahun 2027.

“Setelah disepakati di forum ini, hasilnya akan diakumulasi dengan dokumen teknokratik yang disusun teman-teman perangkat daerah, lalu masukan dari Dewan akan masuk menjadi rancangan RKPD 2027,” jelas Tomie.

Terkait masukan dari anggota DPRD, termasuk yang disampaikan Kepala Dispora Bapak Suwadji mengenai rencana penjurusan program pembangunan, Tomie menyampaikan bahwa seluruh usulan tetap menjadi bagian dari perencanaan yang akan diformulasikan lebih lanjut, khususnya terkait kemampuan anggaran.

“Tidak masalah, itu menjadi rencana. Tinggal nanti kita formulasikan alokasi anggarannya, apakah bisa diselesaikan dalam satu tahun atau dua tahun. Semua akan dihitung secara matang,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Tomie juga memastikan bahwa rencana pembangunan alun-alun masuk dalam dokumen perencanaan daerah sebagai turunan dari RPJMD Kabupaten Malang.

“Itu bagian dari RPJMD, dan RKPD merupakan turunannya. Jadi memang masuk dalam perencanaan pembangunan daerah,” tegasnya.

Ia menyebutkan, pembangunan alun-alun ditargetkan mulai pada tahun 2027, dengan tahap awal berupa proses pembebasan lahan.

“Kita mulai paling tidak tahun 2027 nanti, karena sebelumnya ada proses pembebasan lahan,” ungkapnya.

Adapun luas lahan yang direncanakan mencapai sekitar empat hektare, dengan dua alternatif lokasi yang masih dalam kajian.

“Ada dua lokasi, di bagian depan dan belakang. Nanti tergantung juga pada pihak badan usaha yang berminat bekerja sama,” tambahnya.

Selain itu, dalam konsep pengembangannya juga direncanakan fasilitas penunjang di area bawah bangunan, termasuk konsep ruang komersial seperti pusat perbelanjaan (mall) di bagian bawah area tangga.

Tomie berharap forum perangkat daerah ini mampu menjadi momentum sinkronisasi sekaligus penguatan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Malang yang berkelanjutan.

“Harapannya kegiatan ini bisa mensinkronkan, menyepakati, dan memperkuat komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan Malang Makmur Berkelanjutan,” pungkasnya.

Forum Pra Musrenbang RKPD ini menjadi salah satu tahapan penting sebelum pelaksanaan Musrenbang Kabupaten Malang, yang nantinya akan menetapkan prioritas pembangunan daerah secara lebih komprehensif dan terarah sesuai kebutuhan masyarakat.

Reporter : Matnadir 

Editor : Redaksi
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update