Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Polres Malang Berhasil Identifikasi Mayat Pria Mengapung di Sungai Molek Kromengan

Rabu, 31 Desember 2025 | Desember 31, 2025 WIB Last Updated 2026-01-01T03:44:04Z

KabarPojokIndonesia.com
-- MALANG – Misteri penemuan mayat pria tanpa identitas yang mengapung di Sungai Molek, Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, akhirnya terungkap. Tim Inafis Satreskrim Polres Malang berhasil mengidentifikasi jenazah melalui pemeriksaan sidik jari.

Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan, korban diketahui bernama Muftachul Huda (25), warga Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

“Dari hasil identifikasi sidik jari oleh Tim Inafis, jenazah berhasil kami identifikasi atas nama Muftachul Huda, usia 25 tahun, warga Kota Malang,” kata Bambang, Kamis (1/1/2026).

Jenazah pertama kali ditemukan warga pada Rabu (31/12/2025) sekitar pukul 18.00 WIB. Saksi melihat tubuh manusia mengapung dalam posisi telungkup, tersangkut kayu di aliran Sungai Molek.

“Awalnya saksi melihat punggung manusia mengapung di sungai saat hendak masuk rumah. Saksi kemudian melapor ke warga dan perangkat desa, lalu diteruskan ke Polsek Kromengan,” jelas Bambang.

Petugas gabungan dari Polsek Kromengan, Tim Inafis Satreskrim Polres Malang, dan Pamapta Polres Malang segera mendatangi lokasi. Jenazah dievakuasi sekitar pukul 18.34 WIB dan dibawa ke RSUD Kanjuruhan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Bambang menjelaskan, hasil pemeriksaan luar secara visual tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Pemeriksaan awal tidak menemukan indikasi kekerasan. Luka pada bagian wajah diduga akibat aktivitas hewan air, serta ditemukan tanda-tanda meninggal karena tenggelam,” ungkapnya.

Berdasarkan kondisi jenazah, korban diperkirakan telah meninggal dunia antara satu hingga dua hari sebelum ditemukan.

Saat ditemukan, korban mengenakan kemeja lengan panjang motif kotak warna gelap, celana jeans biru cerah, serta memakai gelang rantai di tangan kiri dan cincin di jari tengah tangan kanan. Rambut korban diketahui disemir warna kuning.

“Setelah identitas diketahui, kami langsung menghubungi pihak keluarga dan saat ini kasus masih kami tangani untuk memastikan kronologi lengkap sebelum korban ditemukan,” tambah Bambang.

AKP Bambang menyebut, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut dengan mengumpulkan keterangan saksi serta berkoordinasi dengan pihak keluarga korban.

“Penanganan tetap kami lakukan secara profesional untuk memastikan penyebab kematian, sekaligus memberikan kepastian kepada keluarga korban,” pungkasnya. (u-hmsresma/Matnadir)
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update