KabarPojokIndonesia.com -- Karanganyar - Berlokasi di Galeri Priya Antik Lawasan daerah Benowo, Ngringo, Kec. Jaten, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, CEO TosanAji.id menemui Henny Priyadi. Tujuan utamanya adalah berdiskusi perihal upaya-upaya mengangkat Tosan Aji Yasan Enggal (Karya Baru). Henny Priyadi adalah Ketua Pataka Bumi Lawu, yang pada akhir bulan Juni 2025 kemarin berhasil sukses besar menyelenggarakan Jambore Keris Nasional 2025. Dengan menghadirkan Lomba Keris Yasan Enggal Karya Empu dengan Dhapur Sengkelat. Hadiah yang diberikan adalah satu unit mobil baru, uang cash hampir 50 Juta dan ratusan doorprize yang luar biasa.
"Jambore Keris Nasional memang kita rencanakan untuk bisa dilaksanakan diberbagai daerah di seluruh Indonesia. Berkeliling setiap tahunnya. Dengan konsep yang membuka ruang-ruang kolaborasi seluas-luasnya. Tahun depan, Jambore Keris Nasional 2026 bisa diselenggarakan di Kota Malang, dengan Piala Gubernur dan mungkin bisa berhadiah rumah." Ungkap Henny Priyadi, yang juga dikenal sebagai kolektor barang antik dan sepeda motor antik. Rabu, (27/2025).
Henny Priyadi juga menambahkan, bahwa salah satu semangat penyelenggaraan Jambore Keris Nasional adalah mengangkat karya-karya Tosan Aji Yasan Enggal dari para Empu dan Pengrajin di seluruh Indonesia. Dengan bergantian mengangkat beragam Dhapur Keris yang disesuaikan dengan dinamika zaman dan daerah masing-masing tempat diselenggarakannya Jambore Keris Nasional.
"Pataka Bumi Lawu sangat terbuka untuk bekerjasama dan berkolaborasi dengan berbagai pihak. Terutama yang mempunyai minat dalam mengangkat Tosan Aji Yasan Enggal dari karya para Empu dan Pengrajin di seluruh Indonesia." Sambung Henny Priyadi.
Diakui oleh Henny Priyadi, bahwa sangat dibutuhkan kerjasama dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk terus membangun ekosistem ekonomi budaya Tosan Aji Nusantara yang berdampak luas. Termasuk dengan mengembangkan kolaborasi mengunakan kemajuan teknologi masa kini. Maka, kehadiran TosanAji.id yang memberikan layanan dokumentasi, inventarisasi dan digitalisasi koleksi Tosan Aji sangat dibutuhkan.
"Karya-karya Tosan Aji Yasan Enggal ini harus segera didokumentasikan, diinventarisasi dan digitalisasi dengan sebaik-baiknya. Sehingga ke depan, ada dokumentasi, database dan referensi yang valid untuk literasi generasi saat ini dan masa depan. Surat Identifikasi Pusaka atau SIP dari TosanAji.id ini bisa menjadi solusi." Ujar Henny Priyadi saat berdiskusi perihal inovasi Surat Identifikasi Pusaka (SIP) untuk digitalisasi koleksi Tosan Aji yang diberikan oleh TosanAji.id.
Sementara itu, Wahyu Eko Setiawan selaku CEO TosanAji.id sangat menyambut baik tawaran dari Henny Priyadi untuk menyelenggarakan Jambore Keris 2026 tahun depan di Kota Malang. Wahyu Eko Setiawan juga sangat berterima kasih atas masukan yang sangat inovatif dan progresif dari Henny Priyadi, yang membuka ruang kolaborasi digitalisasi karya-karya Tosan Aji Yasan Enggal dari para Empu dan Pengrajin di seluruh Indonesia.
"Sangat menarik kalau Jambore Keris Nasional 2026 tahun depan bisa diselenggarakan di Kota Malang. Mungkin, Yasan Enggal yang akan dilombakan bisa kita pilih Dhapur Jangkung. Sesuai dengan semangat mulai hari ini hingga tahun 2026 ke depan. Yaitu Jangkung Segoro Winotan." Ujar Wahyu Eko Setiawan, juga akrab disapa Sam WES.
Sam WES sangat berharap bisa terus terjalin kerjasama dan kolaborasi antara Pataka Bumi Lawu dan TosanAji.id, untuk menggelorakan semangat mengangkat karya-karya Tosan Aji Yasan Enggal dari para Empu dan Pengrajin di seluruh Indonesia.
Reporter : Tim
Editor : Redaksi