KabarPojokIndonesia.com -- KABUPATEN MALANG – Suasana penuh kebersamaan dan semangat gotong royong mewarnai kegiatan Dahar Sareng dalam rangka Selamatan Desa Poncokusumo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, yang digelar di Lapangan Olahraga Desa Poncokusumo, Minggu (26/07/2026) siang hingga menjelang sore.
Kegiatan yang telah menjadi tradisi tahunan masyarakat Desa Poncokusumo tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar Anwar, M.Si. Kehadiran orang nomor tiga di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang itu disambut antusias ribuan warga yang memadati lokasi acara.
Sejak sebelum rombongan tiba, masyarakat dari berbagai dusun di Desa Poncokusumo maupun desa-desa sekitar telah berjajar di sepanjang tepi jalan menuju lapangan. Mereka rela menunggu untuk menyambut kedatangan Sekda sekaligus menyaksikan rangkaian acara budaya yang menjadi bagian dari tradisi Selamatan Desa.
Usai tiba di lokasi, Sekda Kabupaten Malang langsung berkeliling mengunjungi stan kuliner yang disiapkan oleh masing-masing wilayah, mulai dari RW 1 hingga RW 11. Dengan penuh keakraban, Sekda menyapa warga, berbincang dengan para panitia, serta mencicipi beragam hidangan khas yang disajikan oleh setiap stan.
Suasana semakin hangat ketika banyak ibu-ibu, panitia, hingga warga yang memanfaatkan kesempatan untuk berfoto bersama Sekda. Momen tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena Sekda melayani permintaan swafoto warga dengan ramah.
Ketika naik ke atas panggung, Sekda turut mencairkan suasana dengan mengadakan kuis berhadiah bagi masyarakat. Ia memberikan tiga pertanyaan sederhana kepada para peserta, yakni mengenai nama Kepala Desa Poncokusumo, nama Camat Poncokusumo, dan nama Sekretaris Daerah Kabupaten Malang.
Tiga warga yang berhasil menjawab seluruh pertanyaan dengan benar langsung mendapatkan hadiah berupa uang tunai. Sorak sorai dan tepuk tangan dari masyarakat pun mengiringi momen tersebut, sehingga suasana acara menjadi semakin meriah.
Dalam kesempatan itu, Sekda juga menyampaikan sambutan sekaligus apresiasi terhadap masyarakat Desa Poncokusumo yang terus menjaga tradisi leluhur.
Usai memberikan sambutan dan turun dari panggung, Sekda Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar Anwar, M.Si., saat diwawancarai Media Kabar Pojok Indonesia menyampaikan bahwa kegiatan Selamatan Desa merupakan warisan budaya yang patut dipertahankan.
"Setelah sesi pelepasan burung selesai, selanjutnya adalah rangkaian kegiatan bersama masyarakat. Ini luar biasa. Kegiatan budaya seperti ini perlu diapresiasi dan kalau bisa terus dilanjutkan pada tahun-tahun berikutnya.
Tradisi seperti pelepasan burung dan Dahar Sareng menjadi bagian dari budaya masyarakat yang harus tetap dijaga dan dilestarikan," ujar Budiar.
Menurutnya, tradisi seperti ini bukan hanya menjadi sarana hiburan masyarakat, tetapi juga mempererat tali silaturahmi, memperkuat persatuan warga, serta menjadi identitas budaya Kabupaten Malang.
Sementara itu, Kepala Desa Poncokusumo, Samsul Mulyo, menjelaskan bahwa Selamatan Desa merupakan agenda tahunan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rezeki, keselamatan, serta hasil pertanian yang diberikan kepada masyarakat Desa Poncokusumo.
"Acara ini merupakan tradisi tahunan masyarakat Desa Poncokusumo sebagai wujud rasa syukur. Selain melestarikan budaya, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat kebersamaan seluruh warga," ungkap Samsul Mulyo.
Ia menambahkan, seluruh elemen masyarakat mulai dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, pemuda, hingga ibu-ibu PKK bergotong royong menyukseskan penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Salah seorang warga Poncokusumo mengaku senang dengan pelaksanaan Dahar Sareng tahun ini. Menurutnya, kehadiran Sekda Kabupaten Malang memberikan semangat tersendiri bagi masyarakat.
"Kami senang karena pemerintah hadir bersama masyarakat. Acara seperti ini membuat warga semakin kompak dan tradisi desa tetap lestari," ujarnya.
Rangkaian Selamatan Desa Poncokusumo berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kegembiraan. Tradisi Dahar Sareng tidak hanya menjadi simbol rasa syukur, tetapi juga menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.
REPORTER : Matnadir
EDITOR : Redaksi










Tidak ada komentar:
Posting Komentar