Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Inovasi Sanggar Lingkungan Bawa Kecamatan Singosari Raih Predikat Kecamatan Inovatif IGA 2026

Kamis, 23 Juli 2026 | Juli 23, 2026 WIB Last Updated 2026-07-23T14:28:06Z

KabarPojokIndonesia.com
-- KABUPATEN MALANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kecamatan Singosari. Dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2026 Tingkat Kabupaten Malang, Kecamatan Singosari berhasil meraih penghargaan dengan nilai tertinggi pada kategori Kecamatan Inovatif melalui inovasi Sanggar Lingkungan Singosari. 

Penghargaan tersebut diserahkan pada kegiatan Penguatan Budaya Inovasi dan Sosialisasi Indeks Inovasi Daerah Menuju Kabupaten Malang yang Inovatif dan Berdaya Saing, yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Malang, Jalan Panji No. 158 Kepanjen, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Dr. Ir. Budiar, M.Si., Analis Kebijakan Ahli Muda Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kementerian Dalam Negeri RI Arzad Secrio, S.IP., MPA, jajaran Kepala Perangkat Daerah, para camat, kepala puskesmas, BUMD, serta peserta dari seluruh lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang.


Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang menegaskan bahwa inovasi merupakan kunci penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat daya saing daerah.

"Dengan semangat kebersamaan dan komitmen seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Malang, kita akan mampu meningkatkan prestasi Kabupaten Malang sebagai daerah yang inovatif, sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas dan berdaya saing," ujar Dr. Ir. Budiar.

Ia juga mengapresiasi seluruh peserta yang terus menghadirkan berbagai inovasi di instansi masing-masing. Menurutnya, kegiatan sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk membangun ekosistem inovasi yang semakin kuat di Kabupaten Malang.

"Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan mampu menjadi momentum untuk meningkatkan budaya inovasi di seluruh perangkat daerah sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," tambahnya.

Pada kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Malang juga memberikan apresiasi kepada perangkat daerah, kecamatan, puskesmas, desa, hingga BUMD yang berhasil menciptakan berbagai inovasi pelayanan publik.

Salah satu inovasi yang paling menonjol adalah Sanggar Lingkungan Singosari, sebuah program yang lahir sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan hidup.

Melalui program tersebut, Kecamatan Singosari memfasilitasi para pegiat lingkungan dalam sebuah wadah yang mengintegrasikan edukasi lingkungan, pemberdayaan masyarakat, gerakan sosial, serta pengembangan ekonomi sirkular. Program ini juga mendukung berbagai kebijakan pemerintah di bidang pelestarian lingkungan sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Semangat kolaborasi tersebut diwujudkan dalam slogan "Satu Hati Singosari Pasti Bisa", yang menjadi motivasi seluruh elemen masyarakat untuk terus bergerak bersama menjaga kelestarian lingkungan.


Camat Singosari Wellem, S.Sos., M.Ling. menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang berhasil diraih Kecamatan Singosari dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2026 Tingkat Kabupaten Malang. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras, kolaborasi, dan komitmen seluruh elemen masyarakat dalam mengembangkan inovasi di bidang pelestarian lingkungan.

"Alhamdulillah, Kecamatan Singosari mendapatkan apresiasi penghargaan melalui inovasi Sanggar Lingkungan. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pelestarian lingkungan," ujar Wellem.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan pemerintah desa, komunitas lingkungan, dunia pendidikan, serta partisipasi aktif masyarakat yang selama ini bersama-sama membangun budaya peduli lingkungan. 

Ke depan, Kecamatan Singosari berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya Kabupaten Malang sebagai daerah yang inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Wellem menambahkan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh unsur masyarakat, pemerintah desa, komunitas lingkungan, hingga berbagai pihak yang selama ini aktif mendukung program-program pelestarian lingkungan di Kecamatan Singosari.

Tidak hanya Kecamatan Singosari yang mengukir prestasi. Pada ajang yang sama, Desa Tunjungtirto juga berhasil meraih penghargaan sebagai Desa Terinovatif melalui inovasi pengelolaan sampah SAMBER PETIR.

Inovasi tersebut dinilai mampu menghadirkan sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi melalui konsep ekonomi sirkular.

Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menciptakan berbagai terobosan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan capaian tersebut, Kecamatan Singosari diharapkan dapat menjadi contoh bagi kecamatan lain dalam mengembangkan inovasi berbasis partisipasi masyarakat, khususnya di bidang pelestarian lingkungan, sehingga mampu mendukung terwujudnya Kabupaten Malang sebagai daerah yang inovatif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

REPORTER : Matnadir 

EDITOR : Redaksi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update