KabarPojokIndonesia.com -- MALANG – Momentum Hari Raya Idul Fitri dimanfaatkan oleh Masyarakat Madura Malang Raya (Madas) untuk mempererat tali silaturahmi melalui kegiatan Halalbihalal yang digelar di Balai RW Perumahan Karanglo Indah, Kelurahan Balearjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Sabtu (11/04/2026) pagi.
Mengusung tema “Kembali Suci, Mempererat Silaturrahmi dan Merawat Relasi”, kegiatan ini berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Hadir dalam acara tersebut Ketua Barisan Nasional Pemuda Madura (BNPM) Kabupaten Malang Moch. Yasin, perwakilan Laskar Sakera Malang Raya, komunitas Branjang Kawat, jajaran pengurus Madas Malang Raya, unsur TNI/Polri, serta tokoh masyarakat.
Kegiatan ini menjadi wadah untuk saling memaafkan sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah di antara warga Madura yang berdomisili di Malang Raya. Suasana kekeluargaan tampak kental saat para peserta saling bersalaman dan bertegur sapa.
Ketua Halalbihalal, Muhammad Sofyan, saat diwawancarai oleh media Kabar Pojok Indonesia, mengatakan permohonan maaf kepada seluruh hadirin atas segala khilaf dan kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk membuka lembaran baru dengan hati yang bersih.
“Sebagai manusia biasa, tentu saya tidak luput dari kesalahan, baik dalam ucapan maupun tindakan. Untuk itu, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya. Mari kita mulai kembali dengan hati yang suci dan menjadikan momen ini sebagai penguat kebersamaan kita ke depan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sofyan menjelaskan bahwa kegiatan ini digagas sebagai inisiatif untuk mengumpulkan warga Madura di Malang Raya dalam satu forum kebersamaan, khususnya di momen Idul Fitri.
“Kegiatan ini murni untuk menjalin komunikasi dan silaturahmi. Harapannya, masyarakat Madura di Malang Raya bisa semakin solid, kompak, dan rukun. Yang sebelumnya belum saling mengenal, ke depan bisa menjadi saudara,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini tidak membawa kepentingan kelompok tertentu, melainkan mengatasnamakan seluruh masyarakat Madura, sehingga tidak menimbulkan kecemburuan sosial antar organisasi atau komunitas.
“Ini murni untuk kebersamaan. Kita ingin ketika bertemu, tidak ada prasangka atau tendensi negatif. Yang ada hanyalah rasa persaudaraan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Muksin Alfarizi menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah mempererat tali silaturahmi antar warga Madura di Malang Raya.
“Seperti pepatah, tak kenal maka tak cinta. Dari sinilah kami ingin mempertemukan dulur-dulur Madura agar saling mengenal, saling menyapa, dan memperkuat persaudaraan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Halalbihalal juga menjadi sarana untuk saling memaafkan dan membersihkan diri dari kesalahan di masa lalu.
“Dengan berjabat tangan dan saling memaafkan, harapannya dosa-dosa kita bisa luruh. Ini menjadi awal yang baik untuk terus menjaga silaturahmi,” imbuhnya.
Ke depan, Muksin berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin dengan skala yang lebih besar.
“Kami berharap acara seperti ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi bisa terus berlanjut di tahun-tahun berikutnya dengan lebih meriah dan lebih banyak melibatkan masyarakat,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Madas Malang Raya berharap dapat terus menjadi wadah pemersatu masyarakat Madura di perantauan, sekaligus menjaga nilai-nilai kebersamaan, kekeluargaan, dan kerukunan di tengah keberagaman.
Reporter : Matnadir
Editor : Redaksi



