Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Satgas Pangan Polres Malang Turun ke Pasar, Harga Bapokting Dipastikan Aman Jelang Ramadan

Sabtu, 07 Februari 2026 | Februari 07, 2026 WIB Last Updated 2026-02-07T09:52:19Z


KabarPojokIndonesia.com
-- MALANG – Satgas Pangan Polres Malang melakukan pengecekan harga dan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (7/2/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan stok aman dan harga tetap terkendali menjelang Bulan Suci Ramadhan 2026.

Pengecekan salah satunya dilakukan di Pasar Kepanjen dengan menyasar sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, daging, telur, bawang, dan cabai. 

Dari hasil pemantauan, stok bapokting di wilayah Kabupaten Malang dipastikan dalam kondisi aman dan tidak ditemukan kelangkaan.

Kasatreskrim Polres Malang AKP Hafiz Prasetia Akbar mengatakan, kegiatan tersebut merupakan langkah preventif Polres Malang untuk menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi masyarakat dari potensi gejolak pasar menjelang Ramadhan.

“Kami memastikan langsung di lapangan bahwa ketersediaan bahan pokok di Pasar Kepanjen dalam kondisi aman dan mencukupi. Secara umum, harga masih relatif stabil dan tidak ditemukan lonjakan signifikan,” ujar AKP Hafiz, Sabtu (7/2).

Berdasarkan hasil pengecekan, harga sejumlah kebutuhan pokok di pasaran terpantau relatif stabil. Beberapa komoditas utama antara lain beras medium Rp13.000 per kilogram dan beras premium Rp14.500 per kilogram, serta minyak goreng Minyak Kita Rp15.700 per liter. 

Sementara itu, harga daging ayam ras Rp39.000 per kilogram, telur ayam ras Rp29.000 per kilogram, bawang merah Rp45.000 per kilogram, bawang putih Rp35.000 per kilogram, dan cabai rawit merah Rp80.000 per kilogram.

AKP Hafiz menjelaskan, Satgas Pangan Polres Malang juga memberi perhatian khusus pada komoditas cabai rawit merah yang memiliki potensi kenaikan harga akibat faktor cuaca.

“Untuk cabai rawit merah memang ada potensi kenaikan harga karena tingginya curah hujan yang berdampak pada hasil panen. Namun kami sudah melakukan mitigasi bersama stakeholder dan supplier agar lonjakan harga dapat ditekan,” jelasnya.

Ia menegaskan, Polres Malang bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan berkala terhadap distribusi dan harga bapokting, terutama menjelang Ramadhan yang biasanya diiringi peningkatan kebutuhan masyarakat.

AKP Hafiz juga mengimbau para pedagang dan distributor untuk tidak melakukan penimbunan maupun permainan harga yang dapat merugikan masyarakat. Upaya penegakan hukum akan dilakukan apabila ditemukan pelanggaran di lapangan.

“Satgas Pangan akan terus melakukan pengawasan dan intervensi bila diperlukan, agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok,” tegasnya. (u-hmsresma/Matnadir)
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update