Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Pelantikan Ansor Malang, Fakhrurrozi Ajak Pengurus Jaga Kekompakan dan Sinergi

Minggu, 15 Februari 2026 | Februari 15, 2026 WIB Last Updated 2026-02-15T14:33:08Z

KabarPojokIndonesia.com
-- MALANG – Pelantikan Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Malang masa khidmat 2025–2029 berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan di Pendopo Kabupaten Malang, Jl. Merdeka Timur No. 3, Kiduldalem, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Minggu (15/02/2026) siang menjelang sore.

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Malang, H. Fakhrurrozi, S.E., M.M., menegaskan bahwa periode kepemimpinannya kali ini akan difokuskan pada distribusi kader serta penguatan sistem berbasis big data sebagai langkah strategis organisasi ke depan.

Menurutnya, kaderisasi yang dilakukan selama empat tahun terakhir telah menunjukkan hasil signifikan. Karena itu, pada periode ini pihaknya akan memaksimalkan potensi kader dengan mendistribusikannya sesuai kompetensi masing-masing.

“Selama empat tahun terakhir kami fokus kaderisasi. Sekarang saatnya mendistribusikan kader sesuai bidangnya. Kita ingin program-program yang disusun benar-benar terukur, terstruktur, dan bisa dievaluasi ketercapaiannya,” ujar Fakhrurrozi.

Ia menjelaskan, terukur berarti mampu memetakan apa yang dimiliki organisasi dan sejauh mana kontribusi yang bisa diberikan kepada masyarakat. Seluruh program akan dirancang melalui perencanaan dan pembahasan detail agar hasilnya dapat diukur secara jelas.

Dalam kesempatan tersebut, PC GP Ansor Kabupaten Malang juga meluncurkan sistem berbasis big data. Langkah ini diharapkan mampu mendeteksi dan memetakan potensi kader secara lebih akurat.

“Dengan big data, kita tidak ingin lagi ada kader yang punya potensi tapi tidak terdeteksi. Ketika ada peluang bisnis atau pekerjaan, kita sudah siap dengan data yang jelas,” tegasnya.

Sistem ini juga akan mengakomodasi digitalisasi administrasi, termasuk akreditasi dan pelaporan kegiatan yang sebelumnya masih dilakukan secara manual. Ke depan, setiap Pimpinan Anak Cabang (PAC) hingga ranting akan memiliki fitur tersendiri untuk mengunggah kegiatan dan laporan keuangan secara digital.

Untuk data keanggotaan, Fakhrurrozi menyebut secara keseluruhan GP Ansor Kabupaten Malang memiliki sekitar 20 ribu kader. Namun, ia mengakui sistem pendataan masih perlu disempurnakan, termasuk penguatan Kartu Tanda Anggota (KTA) yang selama ini terpusat.

“Kita harus mengarah pada pendataan yang lebih rapi dan terkelola. Setelah dilantik, tentu program kerja tidak boleh berhenti. Semua bidang harus langsung bergerak,” katanya.

Secara global, program kerja PC GP Ansor Kabupaten Malang akan selaras dengan program pemerintah daerah maupun nasional. Beberapa fokus utama di antaranya penguatan ketahanan pangan, peningkatan peran kader dalam kegiatan sosial, layanan kesehatan seperti pengobatan gratis, serta penguatan sektor ekonomi.

Dari sekitar 20 bidang yang ada, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi hingga sosial kemasyarakatan, seluruhnya akan dimaksimalkan dengan melibatkan kader-kader muda yang dinilai memiliki semangat dan kompetensi mumpuni.

Fakhrurrozi juga berharap seluruh pengurus yang telah dilantik dapat menjaga kekompakan dan soliditas organisasi.

“Sekarang saya sudah lebih memahami kompetensi masing-masing pengurus. Insya Allah setiap bidang bisa berjalan optimal. Harapan kami, semua kompak dan fokus membesarkan Ansor di Kabupaten Malang,” ujarnya.

Sementara itu, Penasihat Banser Kabupaten Malang, Gus Ali Murtadho, menyampaikan harapannya agar kepengurusan baru semakin solid dan progresif. Sebagai mantan Komandan Banser Kabupaten Malang, ia menilai kepemimpinan Fakhrurrozi pada periode sebelumnya telah menunjukkan capaian yang membanggakan.

“Periode kemarin luar biasa. Dua kali apel akbar Banser dengan 10 ribu anggota di Kabupaten Malang mendapat apresiasi dari wilayah maupun pusat. Itu prestasi yang harus dipertahankan,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan Ansor dan Banser, serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, mulai dari Bupati, DPRD, hingga seluruh komponen masyarakat.

“Kunci utama adalah kekompakan dan sinergi. Tantangan ke depan semakin berat. Setelah pelantikan ini, jangan menunggu lama, harus langsung bergerak. Pertahankan prestasi yang sudah ada dan tingkatkan lagi,” pesannya.

Gus Ali menambahkan, komposisi kepengurusan yang didominasi sekitar 80 persen kader muda menjadi bukti nyata proses regenerasi di tubuh Ansor dan Banser Kabupaten Malang.

Pelantikan ini pun menjadi momentum konsolidasi sekaligus peneguhan komitmen GP Ansor Kabupaten Malang untuk terus berkontribusi dalam menjaga kondusivitas serta mendorong kemajuan daerah melalui peran aktif kader-kader mudanya.

Reporter : Matnadir 

Editor : Redaksi
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update