KabarPojokIndonesia.com -- MALANG – Pengguna jalan yang melintas di wilayah Dusun Krajan, Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, ruas jalan di kawasan tersebut mengalami longsor cukup parah dan hingga kini masih menjadi ancaman serius bagi keselamatan masyarakat.
Berdasarkan pantauan di lokasi, longsor terjadi pada badan jalan dengan panjang kurang lebih 21 meter dan kedalaman mencapai sekitar 30 meter. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian struktur jalan mengalami kerusakan berat dan berpotensi membahayakan pengendara, terutama saat curah hujan tinggi.
Diketahui, peristiwa longsor tersebut telah terjadi sejak tahun 2022. Namun hingga saat ini, kerusakan pada ruas jalan masih belum tertangani secara maksimal. Struktur tanah yang labil serta posisi jalan yang berada di tepi tebing membuat area tersebut sangat rawan mengalami longsor susulan.
Warga setempat mengaku khawatir kondisi jalan semakin memburuk apabila tidak segera dilakukan penanganan permanen. Selain menjadi akses utama masyarakat, jalan tersebut juga digunakan sebagai jalur aktivitas ekonomi dan mobilitas harian warga.
Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Malang, Dr. Tantri Bararoh, S.E., M.Ak, angkat bicara. Politisi PDI Perjuangan itu menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima informasi terkait kerusakan jalan dan segera berkoordinasi dengan dinas terkait.
“Saya ucapkan terima kasih atas informasinya. Hal ini sudah saya sampaikan ke dinas terkait agar segera dilakukan perbaikan, mengingat jalan tersebut sangat penting untuk kepentingan masyarakat,” ujar Tantri Bararoh saat diwawancarai media Kabar Pojok Indonesia, Kamis (26/02/2026).
Ia menegaskan, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama, terlebih jalan tersebut merupakan akses vital bagi warga Desa Klampok dan sekitarnya.
Pemerintah daerah diharapkan dapat segera mengambil langkah cepat, baik melalui perbaikan darurat maupun penanganan permanen guna mencegah terjadinya kecelakaan serta longsor susulan yang berpotensi menimbulkan korban.
Sementara itu, masyarakat diimbau tetap berhati-hati saat melintas di lokasi, khususnya pada malam hari atau saat hujan deras, mengingat kondisi tanah di sekitar tebing masih tergolong labil.
Reporter : Matnadir
Editor : Redaksi



