Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Perayaan 100 Tahun Stadion Gajayana Kota Malang, 100 Legenda Sepak Bola Indonesia Bersatu dalam Semangat Persaudaraan

Sabtu, 17 Januari 2026 | Januari 17, 2026 WIB Last Updated 2026-01-18T03:31:04Z

KabarPojokIndonesia.com
-- KOTA MALANG – Stadion Gajayana Kota Malang menorehkan sejarah emas dalam perjalanan dunia olahraga nasional. Tepat di usia satu abad, stadion kebanggaan masyarakat Kota Malang ini dirayakan secara istimewa bersama 100 legenda sepak bola Indonesia, Minggu (18/1/2026), mulai pukul 08.00 hingga 17.30 WIB.

Perayaan bertajuk “100 Tahun Stadion Gajayana Kota Malang” tersebut menghadirkan para pemain legendaris dari berbagai klub besar Tanah Air, di antaranya Persema Malang Legends, Persib Bandung Legends, serta SDF Indonesia Batavia Jakarta Legends. 

Momentum bersejarah ini dikemas dalam sejumlah agenda bergengsi, seperti Turnamen Tendangan Penalti Piala Gubernur Jawa Timur dan Trofeo All Star Legends Indonesia.

Sejak pagi hari, Stadion Gajayana dipadati ribuan warga Kota Malang dan sekitarnya. Antusiasme masyarakat berpadu dengan suasana haru biru saat para legenda sepak bola nasional kembali menapakkan kaki di stadion yang telah menjadi saksi bisu berbagai peristiwa bersejarah dunia sepak bola Indonesia.

Momen reuni dan silaturahmi para legenda semakin lengkap dengan kehadiran sejumlah “kawan lama” yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Kehadiran mereka menambah semarak suasana, menghadirkan nostalgia, serta mengenang kembali berbagai perjumpaan dan pertandingan yang pernah tercipta di Stadion Gajayana.

Kebersamaan 100 pemain legendaris tersebut bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan simbol kuat persaudaraan, persatuan, dan kecintaan terhadap sepak bola nasional. 

Stadion Gajayana kembali menjadi ruang bertemunya lintas generasi, lintas daerah, dan lintas klub dalam satu semangat yang sama.

Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi Bakorwil III Jawa Timur, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kota Malang, Persema Reborn, serta didukung oleh berbagai pihak lainnya. 

Salah satunya Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, yang turut menghadirkan Pasar Sembako Murah Meriah Bermutu di kawasan Stadion Gajayana sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.

Ketua Dewan Pembina Malang Legends, Prof. Muhammad Bisri, dalam keterangannya menyampaikan bahwa perayaan 100 tahun Stadion Gajayana mengandung pesan moral yang sangat kuat bagi bangsa Indonesia.
“Gelaran ini menyebarkan semangat perdamaian, kemanusiaan, dan cinta tanah air. Nilai kejujuran atau fair play, menjaga silaturahmi, serta guyub rukun dalam persaudaraan menjadi pesan utama yang ingin kami sampaikan,” ujar Prof. Bisri.

Ia menambahkan, berkumpulnya 100 pemain sepak bola legendaris dari berbagai daerah di Indonesia diharapkan mampu menjadi teladan kerukunan, persatuan, dan perdamaian, khususnya bagi generasi muda saat ini maupun generasi masa depan.

Sementara itu, Asep Kusdinar, Kepala Bakorwil III Jawa Timur, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Charity Game Para Legenda Sepak Bola Indonesia yang akan dilanjutkan pada Mei 2026 mendatang.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya, kesuksesan Charity Game Para Legenda Indonesia merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi banyak pihak. Rencananya, momentum Hari Kebangkitan Nasional pada Mei 2026 akan menjadi waktu pelaksanaan Charity Game di Surabaya,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, selama dua tahun berturut-turut kegiatan Charity Game telah sukses digelar di Stadion Gajayana Kota Malang, sehingga tahun 2026 akan menjadi momentum perluasan ke daerah lain di Jawa Timur.

Lebih jauh, Asep menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini sepenuhnya ditujukan untuk membangun kolaborasi dalam menciptakan Ekosistem Inovasi Olahraga Sepak Bola di Indonesia, khususnya di Provinsi Jawa Timur.

Perayaan 100 Tahun Stadion Gajayana bukan hanya menjadi pesta nostalgia, tetapi juga tonggak penting untuk meneguhkan kembali peran stadion bersejarah ini sebagai pusat olahraga, persatuan, dan kebanggaan masyarakat Kota Malang serta bangsa Indonesia.

Reporter : Tim

Editor : Matnadir
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update