Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Desa Wonorejo Poncokusumu Sabet Juara 1 Desa Digital Award 2025, Pelayanan Publik Berbasis Teknologi Jadi Sorotan

Jumat, 28 November 2025 | November 28, 2025 WIB Last Updated 2025-11-28T09:47:13Z

KabarPojokIndonesia.com
-- MALANG – Pemerintah Kabupaten Malang kembali memberikan apresiasi kepada desa berprestasi dalam rangka Peringatan Hari Jadi Ke-1265 Kabupaten Malang Tahun 2025. Dalam ajang Penilaian Kinerja Desa dan Desa Digital Award 2025, Desa Wonorejo, Kecamatan Poncokusumo, berhasil meraih Juara 1 Desa Digital Award 2025, sebuah pencapaian membanggakan yang menegaskan keberhasilan desa ini dalam melakukan transformasi digital di tingkat pelayanan publik.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Malang dalam acara resmi yang berlangsung khidmat di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jl. Merdeka Timur No. 3, Klojen, Kota Malang, pada Jumat (28/11/2025). 

Acara ini turut dihadiri jajaran pejabat penting Pemkab Malang, para pemangku kepentingan, serta perwakilan perusahaan dan lembaga mitra pembangunan daerah.

Keberhasilan Desa Wonorejo menjadi Juara 1 tidak lepas dari inovasi digital yang telah dijalankan bertahun-tahun. Kepala Desa Wonorejo, H. Sokeh, mengungkapkan bahwa penghargaan ini merupakan hasil dari komitmen desa dalam meningkatkan pelayanan berbasis teknologi.

“Hari ini kami juga mendapatkan penghargaan Desa Digital Award 2025. Ini adalah hasil kerja keras perangkat desa dan dukungan masyarakat,” ujar H. Sokeh.

Salah satu inovasi unggulan Desa Wonorejo adalah Sistem Pelayanan Digital “Simama”, sebuah layanan administrasi yang memungkinkan warga membuat berbagai jenis surat tanpa harus datang ke kantor desa.

H. Sokeh memaparkan bagaimana layanan digital ini mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat. “Kami kemarin mencoba program ‘Satu Hari Seribu Surat’. Dan dalam waktu hanya tiga jam tiga puluh menit, sudah masuk seribu surat dari warga,” jelasnya.

Surat yang diajukan warga melalui sistem digital tersebut mencakup berbagai jenis keperluan, mulai dari surat keterangan domisili, keterangan usaha, SKCK, hingga kebutuhan administrasi lainnya. Semua dapat diproses secara mandiri oleh warga, cukup dari ponsel mereka.

“Masyarakat tanpa harus datang ke kantor desa sudah bisa dilayani. Bahkan suratnya bisa dicetak sendiri oleh warga,” tambahnya.

Desa Wonorejo telah mulai melakukan transformasi pelayanan digital sejak tahun 2022. Inovasi ini semakin berkembang seiring kebutuhan masyarakat yang semakin bergantung pada teknologi.

“Sekarang HP itu sudah kebutuhan pokok. Maka pelayanan desa juga harus menyesuaikan. Simama ini tidak hanya untuk surat-menyurat, tapi juga untuk administrasi lain, termasuk data APBDes,” terang H. Sokeh.

Ia juga menyebut rencana pengembangan fitur tambahan, termasuk penggunaan barcode untuk mempermudah validasi dokumen serta peningkatan keamanan layanan digital.

Desa Wonorejo tidak hanya mengandalkan sistem digital, tetapi juga memberikan apresiasi bagi masyarakat aktif. Dalam program seribu surat tersebut, warga dengan jumlah pengajuan terbanyak mendapatkan hadiah menarik, seperti Rp500.000 untuk pemenang utama dan voucher layanan YP selama satu tahun.

Mengakhiri wawancara, H. Sokeh menyampaikan harapannya. “Harapan saya, pelayanan masyarakat ke depan semakin mudah dan warga tidak perlu lagi datang ke kantor. Semua bisa dilakukan dari HP, lebih cepat dan efisien,” pungkasnya.

Prestasi Desa Wonorejo sebagai Juara 1 Desa Digital Award 2025 menjadi bukti nyata bahwa digitalisasi desa mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mempercepat pembangunan daerah. Desa ini kini diakui sebagai role model transformasi digital di Kabupaten Malang.

Reporter : M. Abdul R 

Editor : Redaksi
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update