Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Taji Lestari: Pertemuan Teknologi Metalurgi Tosan Aji dengan Teknologi Digital

Selasa, 26 Agustus 2025 | Agustus 26, 2025 WIB Last Updated 2025-08-26T15:09:34Z

KabarPojokIndonesia.com
-- Jakarta – Selasa (26/08/2025), bertempat di Keris Art Cafe, Meruya Selatan, Jakarta Barat, CEO TosanAji.id, Wahyu Eko Setiawan (Sam WES), bersilaturahmi dengan kolektor besar Tosan Aji Nusantara, Irwan Soemadyo atau yang akrab disapa Taji Lestari.

Saat ini, Taji Lestari tercatat memiliki hampir 4.000 bilah koleksi Tosan Aji Nusantara, mulai dari keris, tombak, pedang, kujang, badik, hingga pusaka lainnya. Dari sekian banyak koleksi tersebut, ia mengaku paling menyukai Tosan Aji Madura sepuh, Bali, dan Lombok. Namun baginya, esensi mengoleksi Tosan Aji bukan sekadar jumlah, melainkan rasa dan kemampuan membaca makna yang tersimpan di dalam sebilah pusaka.

“Tosan Aji Nusantara adalah teknologi metalurgi pada masa kejayaannya. Maka, teknologi harus dipertemukan dengan teknologi, termasuk teknologi digital masa kini. Dengan begitu, akan lahir inovasi teknologi untuk masa depan,” tegas Taji Lestari.


Perjalanan Taji Lestari mengumpulkan pusaka berlangsung hampir 45 tahun. Semangatnya adalah menjaga keluhuran warisan leluhur, karena Tosan Aji menurutnya bukan hanya karya metalurgi, tetapi juga menyimpan doa, ajaran filsafat, dan nilai-nilai peradaban yang luhur.

Ia pun menyambut baik inovasi digital yang sedang dikembangkan oleh TosanAji.id, seperti Heirloom Card, Collector’s Card, dan Surat Identifikasi Pusaka (SIP). Menurutnya, terobosan ini akan sangat membantu kolektor, galeri, maupun museum dalam menjaga, mendokumentasikan, dan mengidentifikasi pusaka Nusantara.

“Kita sangat membutuhkan solusi dalam mengidentifikasi Tosan Aji Nusantara secara jujur, terang, dan dapat dipertanggungjawabkan. TosanAji.id sudah punya solusinya, tinggal terus dikembangkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Sam WES mengaku sangat terhormat bisa bersilaturahmi dan menikmati koleksi masterpiece yang tersimpan di Galeri Taji Lestari dan Keris Art Cafe. Menurutnya, pencapaian Taji Lestari yang berhasil mengumpulkan hampir 4.000 bilah pusaka adalah prestasi luar biasa yang harus didokumentasikan sebagai database referensi dan literasi budaya Nusantara.

“Saya sangat terinspirasi dari pernyataan Taji Lestari, bahwa Tosan Aji adalah teknologi metalurgi di puncak kejayaannya, yang harus dipertemukan dengan kemajuan teknologi digital, material sciences, dan kecerdasan buatan. Inilah peluang besar untuk inovasi teknologi masa depan,” jelas Sam WES.

Ia juga menyampaikan harapannya agar Taji Lestari berkenan membuka ruang kolaborasi bersama TosanAji.id dalam program identifikasi, dokumentasi, inventarisasi, dan digitalisasi koleksi Tosan Aji Nusantara yang tersimpan di Galeri Taji Lestari.

Reporter : Tim

Editor : Redaksi
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update