Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Status Lahan Alun-Alun Kepanjen Masih Jadi Sorotan, Pemkab Gandeng UB

Kamis, 01 Oktober 2026 | Oktober 01, 2026 WIB Last Updated 2026-10-02T03:17:16Z

KabarPojokIndonesia.com --KEPANJEN – Rencana pembangunan Alun-Alun Kepanjen kembali menjadi perhatian masyarakat. Di tengah harapan hadirnya ruang publik baru di ibu kota Kabupaten Malang tersebut, pemerintah daerah masih harus menuntaskan sejumlah persoalan yang berkaitan dengan kesiapan dan pemanfaatan lahan.

Pemerintah Kabupaten Malang saat ini tidak hanya membicarakan desain dan bentuk fisik alun-alun. Persoalan administrasi aset, skema pemanfaatan lahan, pembiayaan serta pengelolaan kawasan juga menjadi bagian yang harus dipastikan sebelum pembangunan benar-benar berjalan. 
Pemkab sebelumnya melakukan peninjauan terhadap aset di wilayah Kepanjen dan membahas penyelesaian dokumen Berita Acara Serah Terima (BAST) serta mekanisme pemanfaatan lahan.

Di sisi lain, Pemkab Malang menggandeng Universitas Brawijaya (UB) untuk memberikan kajian dan masukan akademik. Audiensi Bupati Malang dengan Rektor UB pada 30 September 2026 membahas berbagai aspek, mulai dari tata ruang, fungsi kawasan, aksesibilitas hingga manfaat alun-alun bagi masyarakat.

Keterlibatan perguruan tinggi tersebut menunjukkan bahwa proyek ini masih berada pada tahap pematangan perencanaan. Artinya, masyarakat tidak hanya menunggu desain yang menarik, tetapi juga menunggu kepastian mengenai dasar pemanfaatan lahannya.

Sejumlah alternatif lokasi sebelumnya telah menjadi bahan pembahasan. Perkembangan terbaru mengarah pada kawasan Stadion Kanjuruhan, dengan pertimbangan ketersediaan aset pemerintah daerah dan efisiensi kebutuhan pembebasan lahan. Namun, proses administrasi dan kesiapan lahan tetap menjadi tahapan penting sebelum pekerjaan fisik dilaksanakan.

Pertanyaan publik pun kemudian berkembang: kapan seluruh persoalan lahan dan administrasi benar-benar selesai, serta kapan masyarakat dapat melihat pembangunan Alun-Alun Kepanjen dimulai secara nyata?

Kepanjen sebagai pusat pemerintahan Kabupaten Malang membutuhkan ruang publik yang bukan hanya megah secara tampilan, tetapi juga memiliki kepastian hukum, perencanaan yang matang, akses yang baik dan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

Karena itu, keterbukaan mengenai status lahan, tahapan perencanaan, sumber pembiayaan dan jadwal pembangunan menjadi hal penting agar masyarakat dapat mengikuti perkembangan proyek tersebut secara jelas.

“Alun-alun bukan sekadar bangunan dan taman. Yang ditunggu masyarakat adalah kepastian: lahannya jelas, perencanaannya jelas, dan kapan pembangunannya dimulai juga jelas.” sing penting jelas terbuka obyektif yo ker. Tender opo PL yo dijelasin rek.. Gak bahaya ta. 

Jurnalis: Dego Milanoe
Kabar Pojok

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update