Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Musda APPSI Kabupaten Malang, Pengurus Baru Dikukuhkan: APPSI Jatim Siap Dukung Rehabilitasi Pasar Tradisional

Minggu, 19 Juli 2026 | Juli 19, 2026 WIB Last Updated 2026-07-19T07:40:33Z

KabarPojokIndonesia.com
-- Malang | – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Malang menggelar Musyawarah Daerah (Musda), Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus di Pendopo Desa Tawangrejeni, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Minggu (19/07/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pengurus APPSI, kepala pasar, pedagang pasar tradisional, serta sejumlah tamu undangan.

Momentum ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat organisasi pedagang pasar tradisional di Kabupaten Malang sekaligus mempererat sinergi antara APPSI dengan pemerintah daerah dalam upaya membangkitkan kembali pasar rakyat sebagai pusat ekonomi kerakyatan.

Ketua APPSI DPW Jawa Timur, H. Achmad Zaini, yang hadir langsung dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten Malang dalam memperhatikan keberadaan pasar-pasar tradisional.

Saat diwawancarai Media Kabar Pojok Indonesia, H. Achmad Zaini mengatakan bahwa di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, perhatian terhadap pembangunan dan rehabilitasi pasar mulai terlihat nyata di berbagai daerah.

"Pemerintahan Presiden Prabowo telah melaksanakan rehabilitasi pasar di banyak tempat. Saya juga sangat tertarik dengan pembicaraan bersama Bupati Malang. Insya Allah kami siap membantu langkah-langkah rehabilitasi pasar yang ada di Kabupaten Malang sesuai keinginan beliau," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa APPSI Jawa Timur akan segera berkoordinasi dengan Ketua DPD APPSI Kabupaten Malang guna membahas program rehabilitasi terhadap pasar-pasar yang kondisinya sudah tidak layak.

Menurutnya, Kabupaten Malang memiliki potensi besar untuk menjadi contoh keberhasilan revitalisasi pasar tradisional karena adanya komitmen kuat dari kepala daerah.

"Saya belum pernah melihat bupati yang begitu konsen terhadap perbaikan dan peremajaan pasar seperti Bupati Malang. Beliau berjanji akan memperbaiki pasar-pasar yang ada di Kabupaten Malang. Ini menjadi harapan besar bagi pedagang," katanya.

Achmad Zaini juga mengaku terkesan dengan soliditas kepengurusan APPSI Kabupaten Malang. Menurutnya, kehadiran hampir seluruh kepala pasar dalam acara pelantikan menunjukkan kuatnya kepemimpinan Ketua DPD APPSI Kabupaten Malang.

"Saya sudah sekitar 20 kali melantik pengurus APPSI di kabupaten dan kota di Jawa Timur. Baru kali ini saya melihat kekompakan seperti di Kabupaten Malang. Kepala-kepala pasar hadir semua. Ini menunjukkan Ketua DPD memiliki wibawa dan mampu membangun komunikasi yang baik. Hal seperti ini sangat jarang terjadi," ungkapnya.

Pasar Tradisional Harus Berbenah
Dalam kesempatan tersebut, H. Achmad Zaini juga menyoroti kondisi pasar tradisional yang saat ini menghadapi tantangan besar akibat perubahan pola belanja masyarakat dan perkembangan teknologi digital.

Menurutnya, penurunan aktivitas perdagangan di pasar tradisional bukan hanya terjadi di Kabupaten Malang, melainkan hampir di seluruh Indonesia.
"Dulu Pasar Turi Surabaya sangat berjaya, sekarang kondisinya juga berubah. Hampir semua pasar tradisional mengalami hal yang sama. Ini bukan hanya di Malang, tetapi di seluruh Indonesia," jelasnya.

Ia menilai solusi utama bukan sekadar membangun fisik pasar, tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) para pedagang agar mampu bersaing di era modern.

"Yang paling penting adalah memperbaiki pasarnya dan meningkatkan SDM pedagang. Pedagang pasar tradisional harus berbenah diri, mengikuti perkembangan zaman, memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pembeli, sehingga pasar tetap menjadi pilihan masyarakat," tegasnya.

Menurutnya, kebiasaan lama dalam berdagang harus mulai ditinggalkan. Pedagang perlu tampil lebih rapi, profesional, ramah, serta mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana pemasaran.

Achmad Zaini menjelaskan bahwa APPSI merupakan organisasi yang telah berdiri selama kurang lebih 24 tahun dan terus berkembang di berbagai daerah.
Hingga Juli 2026, pihaknya telah melantik kepengurusan APPSI di sekitar 20 kabupaten/kota di Jawa Timur, termasuk beberapa wilayah di Pulau Madura.

Ia optimistis perhatian pemerintah pusat terhadap pasar tradisional akan semakin besar sehingga kesejahteraan pedagang dapat meningkat.

"Harapan kami sederhana, seluruh pedagang pasar tradisional bisa lebih sejahtera. Tempat berdagang harus diperbaiki dan sumber daya manusianya juga harus ditingkatkan. Saat ini kita bersaing dengan teknologi dan belanja online, sehingga pedagang harus mampu beradaptasi," ujarnya.

Sinergi untuk Kebangkitan Pasar Rakyat
Musda dan pelantikan pengurus DPD APPSI Kabupaten Malang diharapkan menjadi awal penguatan organisasi sekaligus mempercepat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Malang dalam mewujudkan pasar tradisional yang lebih modern, bersih, nyaman, dan mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan maupun perdagangan berbasis digital.

Dengan kepengurusan baru yang telah dikukuhkan, APPSI Kabupaten Malang diharapkan menjadi wadah perjuangan para pedagang dalam menyampaikan aspirasi, meningkatkan kapasitas usaha, serta mendorong revitalisasi pasar rakyat sebagai penggerak utama ekonomi masyarakat.

REPORTER : Matnadir 

EDITOR : Redaksi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update