Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

DLH Kota Malang Verifikasi ProKlim Utama 2026 di RW 06 Balearjosari, Optimistis Raih Penghargaan Tingkat Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 | Juli 26, 2026 WIB Last Updated 2026-07-27T05:13:26Z

KabarPojokIndonesia.com
-- KOTA MALANG – Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melaksanakan Verifikasi Lapangan Online Program Kampung Iklim (ProKlim) Utama Tahun 2026 di RW 06, Kelurahan Balearjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Senin (27/7/2026) pagi. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses penilaian Program Kampung Iklim yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup sebagai bentuk apresiasi terhadap masyarakat yang aktif melakukan aksi nyata dalam menjaga lingkungan dan menghadapi perubahan iklim.

Verifikasi lapangan tersebut dihadiri oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang, Lurah Balearjosari, Ketua RW 06, warga setempat, serta mahasiswa Universitas Negeri Malang yang turut mendukung berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat di wilayah tersebut.

Selama proses verifikasi, tim penilai meninjau berbagai program yang telah dijalankan masyarakat RW 06, mulai dari pengelolaan sampah, penghijauan lingkungan, konservasi air, ketahanan pangan keluarga, hingga partisipasi aktif warga dalam menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Saat diwawancarai Media Kabar Pojok Indonesia, Plh Kepala DLH Kota Malang Gamaliel Raymond Hatigoran Matondang menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Malang mengusulkan RW 06 Balearjosari sebagai salah satu lokasi penerima penghargaan Program Kampung Iklim (ProKlim) Utama Tahun 2026.

"Ini adalah kegiatan ProKlim yang dilaksanakan di Kota Malang. RW 06 Kelurahan Balearjosari merupakan salah satu lokasi yang kami usulkan untuk mendapatkan penghargaan ProKlim. Program ini merupakan bentuk penilaian terhadap kampung yang berhasil melakukan upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim secara berkelanjutan," ujarnya.

Ia berharap, apabila RW 06 berhasil meraih predikat ProKlim Utama, maka capaian tersebut dapat menjadi kebanggaan Kota Malang sekaligus mewakili Jawa Timur pada penilaian tingkat nasional.

"Kami berharap Kampung ProKlim RW 06 ini dapat mewakili Kota Malang, kemudian berlanjut mewakili Provinsi Jawa Timur hingga tingkat nasional. Saat ini di Kelurahan Balearjosari baru RW 06 yang diusulkan. Mudah-mudahan keberhasilannya nanti bisa menjadi contoh sekaligus motivasi bagi RW lainnya," katanya.

Menurut Gamaliel, Program Kampung Iklim bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan gerakan bersama untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan, mengurangi dampak perubahan iklim, serta menciptakan kawasan permukiman yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Ia juga menjelaskan bahwa setiap kelurahan di Kota Malang memiliki potensi untuk mengikuti ProKlim. Namun, pada tahun 2026 usulan dari Kelurahan Balearjosari difokuskan pada RW 06 yang dinilai telah memenuhi berbagai indikator penilaian.

"Harapan kami ke depan, apabila RW 06 berhasil, maka mereka bisa menjadi pembina sekaligus memberikan motivasi kepada RW-RW lain di Kelurahan Balearjosari. Salah satu indikator ProKlim adalah bagaimana kampung yang berhasil mampu berbagi pengalaman dan membina wilayah lainnya agar bersama-sama peduli terhadap lingkungan," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan Program Kampung Iklim akan memberikan dampak positif bagi Kota Malang dalam mempertahankan berbagai prestasi di bidang lingkungan hidup.

"Kami ingin Kota Malang tetap dikenal sebagai kota yang bersih, nyaman, memiliki kualitas udara yang baik, serta mampu mempertahankan berbagai penghargaan lingkungan, termasuk target kembali meraih Adipura pada penilaian tahun 2026 yang pengumumannya dilaksanakan pada tahun 2027," imbuhnya.

Sementara itu, warga RW 06 Balearjosari menyambut antusias proses verifikasi tersebut. Mereka berharap seluruh upaya yang selama ini dilakukan secara gotong royong dapat memperoleh hasil terbaik dan semakin mendorong kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan.

Keterlibatan mahasiswa Universitas Negeri Malang dalam kegiatan ini juga menjadi nilai tambah karena turut memberikan edukasi, pendampingan, serta inovasi kepada masyarakat terkait pengelolaan lingkungan berbasis partisipasi warga.

Melalui Program Kampung Iklim, Pemerintah Kota Malang terus mendorong terciptanya lingkungan yang hijau, bersih, tangguh terhadap perubahan iklim, serta mampu menjadi contoh bagi daerah lain dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Dukungan seluruh elemen masyarakat diharapkan menjadi kunci agar Kota Malang semakin berdaya saing dan tetap menjadi salah satu kota dengan kualitas lingkungan terbaik di Indonesia.

REPORTER : Matnadir 

EDITOR : Redaksi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update