Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Manasik Umrah Akbar Saudaraku & An Nahl 2026 Dihadiri Wali Kota Malang, 800 Jamaah Siap Menuju Baitullah

Sabtu, 13 Juni 2026 | Juni 13, 2026 WIB Last Updated 2026-06-14T05:36:04Z

KabarPojokIndonesia.com
--  MALANG – Semangat menunaikan ibadah ke Tanah Suci tampak begitu terasa dalam kegiatan Manasik Akbar Umrah Saudaraku & An Nahl 2026 yang digelar di Harris Hotel Malang, Minggu (14/06/2026) pagi hingga siang. Kegiatan tersebut diikuti ratusan calon jamaah umrah dari berbagai daerah di Malang Raya dan Surabaya sebagai bagian dari persiapan keberangkatan umrah periode Juni dan Juli 2026.

Acara manasik berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Selain menghadirkan pembekalan teknis pelaksanaan ibadah umrah, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara calon jamaah, penyelenggara perjalanan ibadah, serta tokoh masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M., Wakil Ketua DPRD Kota Malang Rimzah, S.IP. dari Partai Gerindra, para ustaz pembimbing, serta ratusan calon jamaah yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci dalam beberapa gelombang keberangkatan.

Dalam kesempatan itu, panitia juga menghadirkan Ustadz Subhan sebagai narasumber utama yang memberikan pembekalan spiritual dan motivasi kepada para calon jamaah agar dapat menjalankan ibadah dengan baik, khusyuk, dan sesuai tuntunan syariat.

Saat diwawancarai Kabar Pojok Indonesia, Raihan, selaku Operasional Saudaraku Umrah dan Haji sekaligus Ketua Panitia Manasik Akbar, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembekalan bagi jamaah yang akan berangkat pada bulan Juni dan Juli 2026.

“Ini adalah pelatihan Manasik Umrah Akbar untuk keberangkatan bulan Juni dan Juli dari Saudaraku dan An Nahl Group. Yang hadir hari ini kurang lebih sekitar 600 hingga 700 jamaah. Insya Allah mereka akan berangkat pada bulan Juni dan Juli,” ujar Raihan.

Menurutnya, tingginya minat masyarakat untuk mengikuti program umrah bersama Saudaraku menunjukkan kepercayaan yang terus terjaga selama puluhan tahun.
“Kalau bicara keunggulan, yang dicari jamaah tentu adalah travel yang terpercaya. Alhamdulillah Saudaraku sudah berdiri sejak tahun 2002. 

Artinya kami sudah kurang lebih 24 tahun bergerak di bidang umrah dan haji. Dengan pengalaman tersebut, kami berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah, baik di Indonesia, Makkah, Madinah maupun di Saudi Arabia secara keseluruhan,” ungkapnya.

Raihan menegaskan bahwa pihaknya selalu berkomitmen memberikan pengalaman ibadah terbaik bagi seluruh jamaah mulai dari proses pendaftaran hingga kembali ke tanah air.

“Insya Allah kami akan memberikan pelayanan terbaik dengan segala kemampuan yang kami miliki. Harapannya, perjalanan ibadah jamaah menjadi pengalaman spiritual yang berkesan dan membawa keberkahan,” tambahnya.

Tidak hanya menawarkan keberangkatan umrah reguler, Saudaraku Umrah dan Haji juga menyediakan berbagai program yang memudahkan masyarakat untuk mewujudkan niat beribadah ke Tanah Suci.

“Bagi masyarakat yang ingin umrah atau haji tetapi masih terkendala biaya, kami memiliki program tabungan. Silakan datang untuk konsultasi terlebih dahulu. Tidak harus langsung mendaftar. 

Yang penting ngobrol dan berdiskusi dengan kami, nanti kita carikan solusi bersama. Sambil terus berdoa, semoga Allah memberikan kemudahan jalan menuju Baitullah,” jelas Raihan.

Ia juga menyampaikan bahwa peserta manasik kali ini tidak hanya berasal dari Malang Raya, tetapi juga dari Surabaya dan beberapa daerah lainnya.

“Kegiatan ini memang dilaksanakan di Malang dan banyak jamaah dari Surabaya yang sengaja datang ke sini karena ingin mengikuti manasik bersama Ustadz Subhan. Jadi antusiasmenya sangat luar biasa,” katanya.

Untuk keberangkatan perdana pasca musim haji tahun ini, Saudaraku Umrah dan Haji dijadwalkan memberangkatkan jamaah pertama pada 20 Juni 2026.

“Keberangkatan pertama setelah musim haji insya Allah tanggal 20 Juni. Untuk programnya ada yang 9 hari, 12 hari hingga 16 hari. Jumlah jamaah yang berangkat pada bulan Juni ini diperkirakan mencapai lebih dari 800 orang karena masih ada manasik lanjutan yang digelar di Surabaya,” terang Raihan.

Di tengah dinamika geopolitik dan situasi yang berkembang di kawasan Timur Tengah, Raihan memastikan bahwa pihak travel tetap berkomitmen penuh menjaga kenyamanan serta keamanan jamaah.

“Walaupun ada berbagai situasi yang terjadi di Timur Tengah, kami tidak pernah memiliki niat sedikit pun untuk mengganggu perjalanan ibadah jamaah. Dari mulai pendaftaran, keberangkatan, pelaksanaan ibadah di Makkah dan Madinah, hingga kembali ke Indonesia, kami berusaha mendampingi dengan maksimal,” tegasnya.

Menurut Raihan, seluruh tim travel memiliki satu tujuan utama, yakni membantu jamaah meraih ibadah umrah yang mabrur.
“Kami hanya berharap satu hal, yaitu jamaah bisa menjalankan ibadah dengan baik dan mendapatkan umrah yang mabrur,” ujarnya.

Terkait administrasi keberangkatan, Raihan menjelaskan bahwa jamaah hanya perlu menyerahkan dokumen dasar seperti KTP dan paspor. Selanjutnya seluruh proses akan dibantu oleh pihak travel.

“Jamaah cukup menyerahkan KTP dan paspor. Kami akan melakukan pengecekan terlebih dahulu karena ada beberapa persyaratan administrasi yang harus disesuaikan, terutama untuk jamaah yang namanya masih satu suku kata. Setelah semua sesuai, baru kami proses visanya,” jelasnya.

Dari sisi biaya, Saudaraku Umrah dan Haji menawarkan berbagai pilihan paket yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan jamaah.

“Harga terendah untuk program sebelumnya dimulai dari sekitar Rp29 juta. Sedangkan untuk keberangkatan bulan Juli dengan fasilitas hotel bintang lima serta maskapai Garuda Indonesia dan Royal Brunei, paket dimulai dari Rp34 juta,” paparnya.

Menutup wawancara, Raihan berharap Saudaraku Umrah dan Haji dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai daerah Indonesia.

“Harapan kami ke depan, Saudaraku bisa terus berkembang dan memperluas jangkauan layanan ke berbagai daerah di Indonesia. Saat ini kami berawal dari Malang dan berkembang ke Surabaya. Semoga kami bisa menjadi wasilah bagi semakin banyak masyarakat Indonesia untuk menunaikan ibadah ke Baitullah,” pungkasnya.

Dengan pengalaman lebih dari dua dekade, dukungan pelayanan yang profesional, serta berbagai program yang memudahkan masyarakat, Saudaraku Umrah dan Haji terus berupaya menjadi mitra perjalanan ibadah yang terpercaya bagi umat Muslim yang mendambakan perjalanan spiritual menuju Tanah Suci.

REPORTER : Matnadir 

EDITOR : Redaksi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update