Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Dari Omah Buruh Malang, Ketua Umum Indonesiadamai Dorong Perlindungan dan Kesejahteraan Pekerja

Sabtu, 02 Mei 2026 | Mei 02, 2026 WIB Last Updated 2026-05-02T08:08:24Z

KabarPojokIndonesia.com
-- MALANG — Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kabupaten Malang tahun ini diwarnai dengan penyampaian pernyataan sikap oleh Pimpinan Cabang Federasi Rokok, Tembakau, Makanan, Minuman, Garmen, dan Tekstil (FRTMM Gartek) Serikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Malang. Kegiatan tersebut digelar di Omah Buruh Malang, yang berlokasi di Jl. Rukun RT 13 RW 03, Sempalwadak, Bululawang, pada Jumat (01/05/2026).

Acara ini dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Umum Indonesiadamai_mbois Berkelas Achmad Fajri Ghofoer yang hadir bersama istrinya Kustiwi, Lili Ulifa dari GWN (Gubuke Wong Ngalam), Ketua Pimpinan Cabang FRTMM Gartek Sarbumusi Kabupaten Malang Muhammad Syamsul Hadi, serta Kasi PHI/Mediator Disnaker Kabupaten Malang Mudi Hartono.

Dalam kesempatan tersebut, para buruh menyampaikan tujuh poin tuntutan sebagai bentuk aspirasi dan sikap terhadap berbagai kebijakan ketenagakerjaan yang dinilai berdampak langsung pada kehidupan pekerja.

Adapun tujuh tuntutan yang disampaikan meliputi:

Mendukung disahkannya Undang-Undang Ketenagakerjaan sesuai Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168 Tahun 2024.

Mengusung gerakan HOSTUM (Hapus Outsourcing, Tolak Upah Murah).

Mendorong pengesahan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PRT) dan RUU Perampasan Aset.

Mendesak ratifikasi Konvensi ILO Nomor 190 tentang penghapusan kekerasan dan pelecehan seksual di dunia kerja.

Mendukung revisi RUU ODOL (Over Dimensi Over Loading) dengan melibatkan perwakilan sopir.

Menolak rencana kenaikan cukai rokok pada tahun 2026.

Mendesak revisi pasal-pasal terkait tembakau, makanan, dan minuman dalam PP Nomor 28 Tahun 2024 sebagai turunan dari UU Nomor 17 Tahun 2023.

Ketua Umum Indonesiadamai_mbois Berkelas, Achmad Fajri Ghofoer, dalam pernyataannya menegaskan bahwa momentum Hari Buruh bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan ruang untuk memperjuangkan hak dan keadilan bagi seluruh pekerja.

“Hari Buruh harus menjadi pengingat bahwa kesejahteraan buruh adalah fondasi utama pembangunan bangsa. Aspirasi yang kami sampaikan hari ini merupakan suara nyata dari para pekerja yang menginginkan keadilan, perlindungan, dan kepastian dalam bekerja,” ujar Achmad Fajri Ghofoer.

Sementara itu, Ketua PC FRTMM Gartek Sarbumusi Kabupaten Malang, Muhammad Syamsul Hadi, menambahkan bahwa pihaknya berharap pemerintah dapat lebih responsif terhadap kondisi riil yang dihadapi buruh di lapangan.

“Kami ingin ada keberpihakan nyata terhadap buruh, terutama terkait upah layak, penghapusan sistem outsourcing yang merugikan, serta perlindungan hukum yang kuat. Ini bukan hanya tuntutan, tapi kebutuhan mendesak,” tegasnya.

Kehadiran Kasi PHI Disnaker Kabupaten Malang, Mudi Hartono, juga menjadi bentuk keterlibatan pemerintah dalam mendengar langsung aspirasi pekerja. Ia menyampaikan bahwa pihaknya akan menjembatani komunikasi antara buruh dan pemerintah agar setiap aspirasi dapat ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Peringatan May Day 2026 di Omah Buruh Malang berlangsung dengan tertib dan penuh semangat solidaritas. Para peserta berharap, melalui momentum ini, pemerintah pusat maupun daerah dapat mengambil langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan bagi para pekerja di Indonesia, khususnya di Kabupaten Malang.

REPORTER : Tim

EDITOR : Matnadir 
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update