KabarPojokIndonesia.com -- Kota Malang — Warga RT 6 RW 4 Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, diliputi rasa khawatir menyusul ambrolnya saluran air (got) yang berasal dari kamar mandi warga. Peristiwa ini disebut bukan yang pertama kali terjadi, melainkan sudah berulang hingga menimbulkan ketakutan akan dampak yang lebih besar.
Salah satu warga, Sumini, saat ditemui oleh media Kabar Pojok Indonesia pada Jumat (01/05/2026), mengungkapkan keresahannya. Ia menyebut ambrolnya saluran air tersebut sudah terjadi hingga sepuluh kali.
“Ini sudah yang ke-10 kalinya ambrol. Saya takut sekali, karena posisi got itu dekat dengan rumah saya. Khawatirnya bisa merusak pondasi rumah,” ujarnya.
Selain ancaman terhadap struktur bangunan, Sumini juga menyoroti potensi pencemaran air sumur. Ia menjelaskan bahwa sebagian besar warga di lingkungan tersebut masih mengandalkan air sumur sebagai sumber air untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk untuk konsumsi.
“Air dari got itu juga saya takut masuk ke dalam sumur. Di sini mayoritas warga masih minum dari air sumur, jadi kalau sampai tercemar tentu sangat berbahaya,” tambahnya.
Kondisi saluran air yang kerap ambrol ini diduga karena konstruksi yang kurang kuat serta tidak mampu menahan aliran air secara terus-menerus. Warga berharap adanya perhatian serius dari Pemerintah Kota Malang agar segera dilakukan perbaikan menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam.
Sumini pun secara tegas meminta agar saluran air tersebut diganti dengan konstruksi yang lebih kokoh dan tahan lama.
“Saya minta ke Pemkot Malang supaya segera diperbaiki dan diganti dengan got yang kuat, supaya tidak ambrol lagi. Kami ini warga kecil, hanya ingin merasa aman di rumah sendiri,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih berharap adanya respon cepat dari pihak terkait guna menghindari risiko yang lebih besar, baik terhadap keselamatan bangunan maupun kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.
REPORTER : Tim
EDITOR : Redaksi



