KabarPojokIndonesia.com -- MALANG – Komandan Kodim (Dandim) 0818 Kabupaten Malang-Batu, Letkol Czi Bayu Nugroho, S.Hub.Int., M.I.P., meninjau langsung pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Desa Tumpang, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Selasa (26/05/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Dandim juga mengikuti Zoom Meeting evaluasi nasional bersama jajaran terkait pembangunan KDKMP yang digelar di lokasi pembangunan KDKMP Desa Tumpang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari evaluasi rutin pembangunan KDKMP yang dilaksanakan setiap hari Selasa bersama jajaran TNI dan pihak terkait dalam mendukung percepatan pembangunan koperasi desa di berbagai wilayah Indonesia.
Saat diwawancarai media Kabar Pojok Indonesia, Letkol Czi Bayu Nugroho menjelaskan bahwa evaluasi dilakukan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai target dan harapan pemerintah pusat.
“Hari ini kita evaluasi pembangunan KDKMP yang kita laksanakan rutin setiap hari Selasa. Intinya mengevaluasi bagaimana proses pembangunannya,” ujar Dandim 0818 Malang-Batu.
Ia menyampaikan, pembangunan KDKMP merupakan program nasional yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, termasuk wilayah Kodim 0818 Malang-Batu.
“KDKMP di seluruh wilayah Indonesia, salah satunya di wilayah Kodim 0818. Saat ini sudah mulai dalam proses pembangunan sekitar 350 titik. Dari jumlah itu, sebanyak 142 titik sudah selesai 100 persen, sedangkan sisanya masih dalam tahap pengerjaan,” terangnya.
Dandim menargetkan seluruh pembangunan KDKMP dapat rampung sepenuhnya pada akhir Juli 2026.
“Kita targetkan sampai akhir Juli nanti semuanya sudah selesai 100 persen,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Letkol Bayu juga memberikan apresiasi terhadap progres pembangunan KDKMP di Desa Tumpang yang dinilai sangat strategis dan sesuai harapan.
“Kalau di Tumpang saya lihat sesuai harapan kita. Tempatnya strategis, langsung di depan Pasar Tumpang, kemudian lahannya juga memadai, lahan parkir tersedia, dan fasilitas lainnya juga sangat mendukung,” katanya.
Menurutnya, kualitas pembangunan KDKMP di Desa Tumpang juga dinilai baik karena terus dipantau dan diawasi secara berkala.
“Untuk kualitasnya juga sesuai dengan apa yang kita harapkan. Karena kita pantau terus dan kita awasi terus,” imbuhnya.
Meski bangunan fisik hampir selesai, Dandim menyebut pengisian sarana dan prasarana di dalam gedung masih dilakukan secara bertahap.
“Tinggal kita menunggu isinya. Sarana di dalamnya masih bertahap, seperti rak-rak belum datang. Nanti secara bertahap juga akan didukung AC dan kendaraan operasional dari pusat,” jelasnya.
Saat ditanya mengenai waktu pengisian fasilitas secara lengkap, Dandim mengaku masih menunggu dukungan dari pemerintah pusat.
“Itu bertahap, kita menunggu dukungan dari pusat sehingga belum bisa memastikan kapan seluruh fasilitas datang,” ujarnya.
Selain itu, Dandim juga menyinggung masih adanya desa yang belum membangun KDKMP. Menurutnya, tidak ada sanksi khusus terhadap desa yang belum melaksanakan pembangunan koperasi tersebut.
“Itu menjadi tanggung jawab masing-masing desa. Kalau sanksi dari kita tidak ada. Yang penting itu tanggung jawab mereka sendiri. Konsekuensinya ya mereka tidak memiliki koperasi,” katanya.
Ia berharap desa-desa yang belum memiliki KDKMP dapat segera berkoordinasi dengan masyarakat maupun pemerintah desa agar pembangunan bisa segera direalisasikan.
“Kami harapkan desa yang belum membangun bisa berkoordinasi dengan masyarakat setempat, mungkin melalui tukar guling tanah kas desa atau mencari lokasi yang lebih strategis dan memenuhi kriteria sehingga bisa mendapatkan pembangunan,” pungkasnya.
REPORTER : Matnadir
EDITOR : Redaksi




Tidak ada komentar:
Posting Komentar