KabarPojokIndonesia.com -- MALANG - Pelantikan Pergantian Antar Waktu (PAW) Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malang sisa masa bakti 2026–2028 berlangsung di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jl. Merdeka Timur No.3, Kiduldalem, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (14/03/2026) sore.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M., Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Dr. Ir. Budiar, M.Si., Ketua KONI Jawa Timur, Ketua terpilih KONI Kabupaten Malang Darmadi, S.Sos., serta jajaran pengurus KONI. Turut hadir pula paguyuban camat se-Kabupaten Malang, paguyuban kepala desa, anggota DPRD, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta sejumlah tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Malang H. M. Sanusi mengucapkan selamat kepada Ketua Umum dan seluruh pengurus KONI Kabupaten Malang yang baru dilantik.
Ia berharap kepengurusan yang baru mampu bekerja maksimal untuk meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Malang.
“Pertama saya sampaikan selamat kepada Ketua Umum dan seluruh pengurus KONI yang baru dilantik. Mudah-mudahan bisa bekerja dengan sebaik-baiknya dan membawa prestasi bagi Kabupaten Malang,” ujar Sanusi.
Bupati juga menekankan pentingnya peningkatan prestasi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur mendatang. Ia berharap Kabupaten Malang mampu memperbaiki peringkat dari sebelumnya.
“Selama ini kita beberapa kali berada di peringkat keempat. Ke depan minimal kita harus bisa naik ke peringkat kedua. Kalau peringkat pertama mungkin berat, tetapi peringkat kedua Insya Allah bisa dicapai dengan kerja keras dan semangat,” tegasnya.
Sanusi juga mengingatkan agar pembinaan olahraga dilakukan secara terencana dan berkelanjutan, mulai dari pencarian bibit atlet berbakat, pembinaan, hingga pelatihan intensif untuk meraih prestasi.
Menurutnya, keberhasilan olahraga tidak lepas dari beberapa faktor penting, di antaranya kualitas atlet, sistem pembinaan yang baik, pelatih yang kompeten, serta dukungan fasilitas dan sarana prasarana yang memadai.
Selain itu, ia meminta pengurus KONI untuk lebih cermat dalam menentukan cabang olahraga yang memiliki peluang besar meraih medali emas pada setiap kompetisi.
“Cabang olahraga yang berpotensi meraih emas harus menjadi prioritas. Jangan semua diikutkan kalau tidak memiliki peluang besar, karena itu hanya akan menghabiskan anggaran. Fokus pada yang benar-benar berpotensi,” jelasnya.
Ia juga mencontohkan beberapa daerah yang mampu meraih prestasi tinggi meski dengan jumlah wilayah yang lebih sedikit dibanding Kabupaten Malang.
“Contohnya Kediri, dengan wilayah yang lebih sedikit bisa berada di peringkat dua. Kabupaten Malang memiliki 33 kecamatan, tentu harus bisa berprestasi lebih baik,” katanya.
Di akhir sambutannya, Bupati Sanusi berharap kepengurusan KONI yang baru dapat membawa olahraga Kabupaten Malang semakin maju dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi hingga tingkat nasional maupun internasional.
“Semoga ke depan semakin banyak atlet Kabupaten Malang yang bisa tampil di tingkat nasional, bahkan internasional, seperti di Asian Games maupun kejuaraan dunia,” pungkasnya.
Dengan dilantiknya kepengurusan baru tersebut, diharapkan KONI Kabupaten Malang dapat semakin solid dalam melakukan pembinaan olahraga dan membawa Kabupaten Malang meraih prestasi yang lebih membanggakan di berbagai ajang kompetisi.
Reporter : Matnadir
Editor : Redaksi






