Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Dapur MBG di Turirejo Lawang Hampir Rampung, Siap Layani Hingga 3.000 Anak Sekolah

Sabtu, 07 Maret 2026 | Maret 07, 2026 WIB Last Updated 2026-03-08T04:04:52Z

KabarPojokIndonesia.com
-- MALANG – Pembangunan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Malang terus berjalan. Salah satu dapur MBG yang saat ini hampir selesai dibangun berada di Desa Turirejo, Kecamatan Lawang.

Diketahui, lahan yang digunakan untuk pembangunan dapur tersebut merupakan milik Habib Salim Ba’bud, yang kemudian bekerja sama dengan H. Makhrus Sholeh, S.H. dalam proses pembangunannya.

Salah satu manajer dari Grup Tim Makhrus, Tulus Gunawan, saat diwawancarai oleh media Kabar Pojok Indonesia pada Jumat (06/03/2026) sore, menjelaskan bahwa proses pembangunan fisik dapur MBG di lokasi tersebut saat ini sudah hampir selesai.


“Untuk proses pembangunan secara fisik sudah hampir selesai. Selanjutnya tinggal menunggu tahapan berikutnya terkait operasional atau running, yang semuanya masih menunggu arahan dari BGN,” ujar Tulus.

Ia menjelaskan bahwa lahan yang digunakan untuk pembangunan dapur tersebut memiliki luas sekitar 600 meter persegi, dengan luas bangunan sekitar 400 meter persegi.

Menurutnya, pembangunan dapur MBG ini merupakan bentuk kerja sama antara pemilik lahan, Habib Salim Ba’bud, dengan H. Makhrus Sholeh, S.H., sementara proses pembangunan dikerjakan oleh tim dari Makhrus.


“Ini merupakan kerja sama pembangunan. Untuk pemborongnya dari tim Pak Makhrus,” jelasnya.

Terkait nilai anggaran pembangunan, Tulus menyebutkan bahwa secara umum biaya pembangunan dapur dengan konsep seperti ini berkisar sekitar satu miliar rupiah, meskipun ia tidak mengetahui secara detail rincian anggarannya.

Sementara itu, untuk waktu operasional dapur MBG tersebut, pihaknya masih menunggu keputusan dari Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai pihak yang memiliki kewenangan dalam menentukan tahapan pelaksanaan program.

“Kalau untuk kapan mulai beroperasi, tentu lebih cepat lebih baik. Namun saat ini kita masih menunggu keputusan dari BGN, karena kewenangannya ada di sana,” tambahnya.

Ia berharap keberadaan dapur MBG di Desa Turirejo nantinya dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar, terutama dalam membuka lapangan pekerjaan serta meningkatkan perputaran ekonomi di daerah tersebut.

“Harapannya tentu ada banyak manfaat yang bisa kita ciptakan. Ada lapangan kerja baru, ada kesejahteraan yang bisa dirasakan warga sekitar, dan tentu juga membantu sekolah-sekolah dalam pemenuhan gizi anak-anak,” ungkapnya.

Program dapur MBG sendiri dirancang untuk mendukung program pemerintah dalam pemenuhan gizi anak-anak sekolah, di mana satu dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ditargetkan mampu melayani hingga sekitar 3.000 anak.

Dengan hampir rampungnya pembangunan dapur MBG di Desa Turirejo Lawang ini, masyarakat berharap program tersebut dapat segera berjalan dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Reporter : M. Abdul Ramadhani 

Editor : Matnadir 
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update