KabarPojokIndonesia.com -- MALANG – Kantor Pertanahan Kabupaten Malang, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), menggelar kegiatan pengarahan bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) baru pada Selasa (31/03/2026). Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membekali para pegawai baru agar mampu menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas.
Pengarahan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Malang, Istanto Nurhidayat, S.H., serta didampingi oleh para pejabat pengawas di lingkungan kantor setempat. Suasana kegiatan berlangsung serius namun penuh semangat, mencerminkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Istanto Nurhidayat menekankan pentingnya ketelitian dalam setiap pekerjaan, khususnya dalam proses pemeriksaan berkas dan dokumen pertanahan. Ia mengingatkan agar para PPPK tidak mengabaikan pengecekan terhadap sertipikat lama maupun dokumen pendukung lainnya guna meminimalisir potensi kesalahan yang dapat berdampak pada pelayanan publik.
“Ketelitian adalah kunci utama dalam pekerjaan kita. Pastikan setiap berkas diperiksa dengan cermat agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya bekerja dengan penuh keikhlasan sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap tugas yang diemban. Menurutnya, kinerja yang baik tidak seharusnya dilandasi oleh rasa takut kepada atasan, melainkan kesadaran dan integritas pribadi sebagai aparatur negara.
Selain itu, budaya malu juga menjadi salah satu poin penting yang ditekankan. Kepala Kantor mengajak seluruh PPPK untuk memiliki rasa tanggung jawab terhadap pekerjaan, terutama apabila masih terdapat tugas yang belum terselesaikan.
“Bangun budaya malu dalam diri. Malu jika pekerjaan belum selesai, malu jika pelayanan belum maksimal. Itu yang akan mendorong kita untuk terus memperbaiki diri,” ujarnya.
Dalam upaya meningkatkan efektivitas kerja, para PPPK juga dianjurkan untuk membiasakan diri membuat checklist pekerjaan. Hal ini dinilai penting agar setiap tugas dapat terorganisir dengan baik dan tidak ada pekerjaan yang terlewat.
Tak hanya itu, Istanto juga mengingatkan agar para pegawai mampu menempatkan diri sebagai masyarakat atau pemohon layanan. Dengan cara tersebut, diharapkan pelayanan yang diberikan dapat lebih responsif, humanis, dan berorientasi pada kepuasan publik.
Kegiatan pengarahan ini turut diisi dengan sesi koordinasi teknis bersama para pejabat pengawas. Dalam sesi tersebut, para PPPK mendapatkan pemahaman lebih mendalam terkait pelaksanaan tugas di masing-masing bidang kerja, termasuk alur pelayanan, standar operasional, serta tanggung jawab yang harus dijalankan.
Melalui kegiatan ini, Kantor Pertanahan Kabupaten Malang berharap para PPPK baru dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, memahami tugas dan fungsi secara menyeluruh, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan.
Dengan semangat profesionalitas, integritas, dan pelayanan prima, kehadiran para PPPK baru ini diharapkan menjadi energi baru bagi ATR/BPN Kabupaten Malang dalam mewujudkan layanan pertanahan yang semakin cepat, tepat, dan terpercaya bagi masyarakat.
Reporter : Matnadir
Editor : Redaksi



