KabarPojokIndonesia.com -- KABUPATEN MALANG – Yayasan Pendidikan Agama Islam (YPAI) Roudlotul Ma’sumin Lambangsari, Desa Majangtengah, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang menggelar Pengajian Umum dalam rangka memperingati Haul Ke-5 KH. Ma’sum Dimyati, Kamis (14/05/2026).
Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung khidmat dan dipadati ribuan jemaah, santri, alumni, serta masyarakat dari berbagai daerah. Acara haul menjadi momentum untuk mengenang perjuangan dan keteladanan almarhum KH. Ma’sum Dimyati sebagai pendiri YPAI Roudlotul Ma’sumin yang telah berjasa besar dalam pengembangan pendidikan agama Islam di wilayah Dampit dan sekitarnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Malang, jajaran Forkopimcam Dampit, beberapa anggota DPRD Kabupaten Malang, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta unsur TNI dan Polri. Kehadiran para pejabat dan tokoh masyarakat menunjukkan dukungan terhadap perkembangan pendidikan dan dakwah Islam yang terus dijalankan yayasan tersebut.
Dalam kesempatan itu, pengurus YPAI Roudlotul Ma’sumin, KH. Nawawi Maksum, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya haul ke-5 pendiri yayasan sekaligus apresiasi kepada seluruh masyarakat dan alumni yang ikut membantu kelancaran acara.
“Alhamdulillah, pada haul yang kelima ini kami bersama keluarga besar YPAI Roudlotul Ma’sumin dapat kembali melaksanakan pengajian umum dan silaturahmi bersama para masyayikh, alumni, serta masyarakat,” ujar KH. Nawawi Maksum saat diwawancarai Media Kabar Pojok Indonesia.
Ia menjelaskan bahwa dalam haul kali ini juga dihadiri sejumlah ulama dan pengasuh pondok pesantren, di antaranya Gus Kausar, Gus Fahim, serta para masyayikh dari Pondok Pesantren Roudlotul Ma’sumin Al-Makbul.
KH. Nawawi berharap seluruh jemaah dan para santri dapat mengambil ilmu serta keteladanan dari para ulama yang hadir sehingga membawa manfaat bagi kehidupan dunia maupun akhirat.
“Mudah-mudahan semua santri dan jemaah mendapat ilmu yang bermanfaat, berkah dunia sampai akhirat,” tuturnya.
Lebih lanjut, KH. Nawawi Maksum menjelaskan bahwa YPAI Roudlotul Ma’sumin berdiri sejak tahun 1976 dan hingga kini terus berkembang dalam bidang pendidikan agama. Di bawah naungan yayasan tersebut juga terdapat lembaga pendidikan TPK Alfaridah yang aktif membina para santri.
“Yayasan ini berdiri sejak tahun 1976. Alhamdulillah sampai sekarang masih terus berjalan dan berkembang untuk mendidik generasi muda dalam ilmu agama,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Lambangsari Majangtengah, para pemuda-pemudi, alumni Roudlotul Ma’sumin, serta berbagai pihak yang turut membantu suksesnya acara haul.
“Saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh warga, pemuda-pemudi Lambangsari Majangtengah, alumni Roudlotul Ma’sumin, dan semua pihak yang telah membantu kegiatan ini,” katanya.
Menurutnya, jumlah santri yang aktif di YPAI Roudlotul Ma’sumin dan TPK Alfaridah saat ini mencapai sekitar 150 santri. Para santri tidak hanya berasal dari wilayah Dampit, tetapi juga dari berbagai daerah lain seperti Talok, Nuren, Poncokusumo, hingga Kota Malang.
“Santri di sini kurang lebih sekitar 150 anak. Ada yang berasal dari luar daerah juga, seperti Talok, Nuren, Poncokusumo, bahkan dari Kota Malang,” ungkap KH. Nawawi.
Di akhir wawancara, dirinya berharap YPAI Roudlotul Ma’sumin dan TPK Alfaridah ke depan semakin maju dan terus melahirkan generasi muda yang berilmu, berakhlak, serta bermanfaat bagi masyarakat.
“Harapan kami ke depan, mudah-mudahan kegiatan dan pendidikan di YPAI Roudlotul Ma’sumin beserta TPK Alfaridah semakin maju, dan seluruh santriwan-santriwati mendapatkan ilmu yang bermanfaat hingga akhir hayat,” pungkasnya.
Acara haul ditutup dengan doa bersama dan pengajian umum yang berlangsung penuh kekhusyukan. Masyarakat tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum KH. Ma’sum Dimyati yang dikenal sebagai sosok ulama kharismatik dan pejuang pendidikan Islam di wilayah Dampit, Kabupaten Malang.
REPORTER : Matnadir
EDITOR : Redaksi



