KabarPojokIndonesia.com -- MALANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar, M.Si., memimpin Apel Pagi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang yang dilaksanakan pada Senin (16/3/2026) pagi di Halaman Pendopo Agung Kabupaten Malang. Apel tersebut diikuti oleh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pasukan dari BPBD, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang.
Namun, apel pagi kali ini terasa berbeda dari biasanya. Selain menjadi momentum penguatan sinergi dan koordinasi antar perangkat daerah, kegiatan tersebut juga diwarnai dengan penyampaian pesan-pesan pembangunan yang dikemas secara unik dan menghibur melalui pendekatan seni budaya.
Hal ini membuat suasana apel menjadi lebih hidup, sekaligus memberikan motivasi bagi para ASN dalam meningkatkan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat.
Dalam amanatnya, Sekda Kabupaten Malang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang atas dedikasi dan kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas, khususnya dalam menghadapi momentum Hari Besar Keagamaan Nasional pada bulan Maret 2026, yakni Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Menurutnya, apel pagi tersebut menjadi wadah strategis untuk memperkuat sinergi dan koordinasi antar perangkat daerah dalam menjaga serta memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan dua hari besar keagamaan tersebut.
“Apel pagi ini digelar agar seluruh elemen di lingkup Pemerintah Kabupaten Malang memiliki kesamaan visi dan misi dalam mendukung terwujudnya keamanan dan ketertiban masyarakat dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 serta Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi,” ujar Sekda dalam amanatnya.
Lebih lanjut disampaikan bahwa keterlibatan seluruh ASN sangat penting untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Hari Besar Keagamaan Nasional melalui kegiatan pengamanan yang humanis serta tetap mengedepankan pelayanan kepada masyarakat, tanpa mengesampingkan faktor keamanan. Dengan demikian diharapkan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berjalan lancar, tertib, dan aman.
Pada kesempatan tersebut, Sekda Kabupaten Malang juga menunjuk Camat Singosari, Wellem, S.Sos., M.Ling., untuk menyampaikan motivasi kepada para ASN yang mengikuti apel.
Menariknya, Camat Singosari menyampaikan pesan-pesan pembangunan dengan cara yang unik dan menghibur, yakni melalui ludruk dengan kidungan Jula-Juli, sebagai bentuk nguri-uri atau melestarikan budaya Jawa.
Saat diwawancarai awak media, Wellem menjelaskan bahwa pendekatan budaya tersebut digunakan sebagai sarana komunikasi pembangunan agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan lebih ringan namun tetap bermakna.
“Ludruk melalui kidungan Jula-Juli ini kami gunakan sebagai sarana komunikasi pembangunan, sehingga pesan-pesan yang disampaikan bisa lebih mudah diterima, menghibur, sekaligus memberi motivasi bagi para ASN,” ujarnya.
Dalam kidungan tersebut, Camat Singosari menyampaikan sejumlah agenda prioritas pembangunan nasional, di antaranya Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang merupakan program Presiden Republik Indonesia, peningkatan kesadaran lingkungan dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), hingga penguatan solidaritas, gotong royong, persatuan dan kesatuan.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya peningkatan disiplin dan integritas ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pesan-pesan tersebut disampaikan dengan gaya kidungan jenaka khas ludruk, sehingga suasana apel menjadi lebih hidup dan menarik. Para peserta apel tampak antusias dan terhibur, sekaligus mendapatkan motivasi untuk terus meningkatkan kinerja.
Melalui pendekatan budaya tersebut, diharapkan para ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang dapat semakin termotivasi untuk meningkatkan profesionalisme, integritas, serta kualitas pelayanan publik, demi mewujudkan pemerintahan yang semakin baik dan berpihak kepada masyarakat.
Reporter : M. Abdul Ramadhani
Editor : Matnadir






