Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Sekda Kabupaten Malang: Ketupat Bukan Sekadar Tradisi, Tapi Simbol Persatuan

Jumat, 27 Maret 2026 | Maret 27, 2026 WIB Last Updated 2026-03-27T12:29:37Z

KabarPojokIndonesia.com
-- MALANG — Momentum Hari Raya Ketupat tahun 2026 kembali disambut meriah oleh masyarakat, khususnya di Kabupaten Malang. Tradisi yang identik dengan kebersamaan dan saling memaafkan ini menjadi bagian penting dalam mempererat hubungan sosial pasca Hari Raya Idulfitri.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar Anwar, M.Si., saat ditemui pada Jumat (27/03/2026), menyampaikan bahwa Hari Raya Ketupat bukan sekadar tradisi budaya, melainkan juga sarana untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

“Hari Raya Ketupat memiliki makna yang sangat dalam. Ini bukan hanya tentang makanan khas seperti ketupat, tetapi juga simbol saling memaafkan, mempererat silaturahmi, serta menjaga keharmonisan antarwarga,” ujar Budiar Anwar.

Ia menjelaskan, tradisi yang biasanya dirayakan sepekan setelah Idulfitri ini telah menjadi bagian dari kearifan lokal yang perlu terus dilestarikan, terutama oleh generasi muda. Menurutnya, di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, nilai-nilai kebersamaan seperti ini justru harus terus dijaga agar tidak luntur.

Lebih lanjut, Budiar Anwar juga mengapresiasi antusiasme masyarakat Kabupaten Malang dalam menyambut Hari Raya Ketupat setiap tahunnya. Berbagai kegiatan seperti selamatan, doa bersama, hingga tradisi kupatan di berbagai desa menjadi bukti kuatnya budaya gotong royong yang masih terjaga.

“Kami melihat masyarakat masih sangat menjunjung tinggi tradisi ini. Ini adalah hal yang positif dan perlu terus didukung, karena mampu mempererat persatuan serta memperkuat identitas budaya daerah,” tambahnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momen Hari Raya Ketupat sebagai ajang refleksi diri, memperbaiki hubungan antarindividu, serta meningkatkan kepedulian sosial.

“Di momen yang penuh berkah ini, mari kita saling memaafkan, mempererat silaturahmi, dan menjaga kerukunan. Dengan kebersamaan, kita bisa membangun Kabupaten Malang yang lebih harmonis dan sejahtera,” pungkasnya.

Perayaan Hari Raya Ketupat sendiri dikenal luas di berbagai daerah di Jawa, termasuk Kabupaten Malang, dengan ciri khas hidangan ketupat yang disajikan bersama opor ayam, sayur lodeh, dan aneka lauk lainnya. 

Selain menjadi tradisi kuliner, perayaan ini juga sarat dengan nilai spiritual dan sosial yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, Hari Raya Ketupat 2026 diharapkan tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat persatuan dan keharmonisan masyarakat di Kabupaten Malang.

Reporter : Matnadir 

Editor : Redaksi
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update