KabarPojokIndonesia.com -- MALANG – Pergerakan besar terjadi di lingkungan Kantor Pertanahan Kabupaten Malang, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Sedikitnya sekitar 63 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dikabarkan mengalami mutasi atau perpindahan wilayah kerja.
Di sisi lain, terdapat pula tambahan pegawai baru yang jumlahnya tidak sedikit. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebanyak 68 PPPK baru telah bergabung dan mulai beraktivitas di kantor tersebut.
Fenomena ini menjadi perhatian, mengingat jumlah pegawai yang dimutasi dan yang masuk hampir berimbang. Hal ini memunculkan dugaan adanya penyegaran besar-besaran di tubuh Kantor Pertanahan Kabupaten Malang guna meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat.
Tim media Kabar Pojok Indonesia berupaya melakukan konfirmasi terkait kebenaran informasi tersebut kepada Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Malang melalui sambungan telepon WhatsApp. Namun, meskipun pesan telah terkirim dengan tanda centang dua dan terbaca (centang biru), hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan resmi yang diberikan.
Upaya konfirmasi tidak berhenti di situ. Tim juga mendatangi langsung kantor untuk menemui Kepala Tata Usaha. Namun berdasarkan keterangan petugas keamanan, yang bersangkutan, yakni Bapak Giono, sedang menerima tamu sehingga belum dapat ditemui.
Sementara itu, seorang pengunjung yang datang ke Kantor BPN Kabupaten Malang pada Senin (30/03/2026) turut memberikan keterangan. Ia mengaku melihat banyak wajah baru di lingkungan kantor tersebut.
“Pegawainya banyak yang baru, katanya sekitar 68 orang yang masuk, Mas,” ujarnya singkat.
Belum adanya keterangan resmi dari pihak kantor membuat informasi terkait mutasi dan penambahan pegawai ini masih menunggu klarifikasi lebih lanjut. Publik pun berharap pihak Kantor Pertanahan Kabupaten Malang dapat segera memberikan penjelasan terbuka, terutama terkait tujuan dan dampak dari mutasi tersebut terhadap pelayanan kepada masyarakat.
Mutasi dalam instansi pemerintah sendiri merupakan hal yang lazim dilakukan sebagai bagian dari pembinaan karier, pemerataan sumber daya manusia, serta upaya peningkatan efektivitas organisasi.
Namun, dalam jumlah besar seperti yang terjadi kali ini, transparansi dan komunikasi publik menjadi hal penting agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Hingga saat ini, aktivitas pelayanan di Kantor Pertanahan Kabupaten Malang terpantau tetap berjalan seperti biasa, meskipun dengan komposisi pegawai yang tampak mengalami perubahan signifikan.
Reporter : Matnadir
Editor : Redaksi



