KabarPojokIndonesia.com -- KABUPATEN MALANG – Bupati Malang melakukan kunjungan kerja ke SMP Negeri 1 Tumpang, Kecamatan Tumpang, Senin (26/01/2026). Kunjungan ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak sekolah karena dinilai menjadi dorongan moral sekaligus motivasi besar dalam peningkatan mutu pendidikan.
Kepala SMP Negeri 1 Tumpang, Umi Chapsah, S.Pd., M.M.Pd., saat diwawancarai media Kabar Pojok Indonesia menyampaikan bahwa kehadiran Bupati Malang merupakan bentuk perhatian nyata terhadap kemajuan pendidikan di wilayah Kecamatan Tumpang.
“Kunjungan ini sangat kami apresiasi. Kegiatan yang kami tampilkan hari ini menjadi kekuatan kami untuk segera memulai dan memperkuat kegiatan sekolah unggulan secara menyeluruh,” ujar Umi Chapsah.
Ia menambahkan, pihak sekolah sangat berharap adanya dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Kabupaten Malang, khususnya melalui bimbingan dan sinergi dengan Universitas Negeri Malang (UM), serta bantuan sarana dan prasarana guna mempercepat terwujudnya SMP Negeri 1 Tumpang sebagai sekolah unggulan.
“Kami sangat membutuhkan tambahan ruang dan fasilitas agar anak-anak bisa praktik digital IT setiap hari. Selain itu, kami berkomitmen meningkatkan prestasi akademik dengan menambah jumlah siswa yang meraih nilai di atas 9,” jelasnya.
Selain fokus pada akademik, SMPN 1 Tumpang juga terus menguatkan pembiasaan positif siswa melalui berbagai program unggulan, seperti agrosayur, koding, literasi digital, hingga penguatan budaya dan lingkungan hidup.
Bahkan, siswa diarahkan untuk memiliki pengalaman nyata sebagai konten kreator, pemandu wisata lokal, hingga petani sukses di masa depan.
Umi Chapsah mengungkapkan bahwa kunjungan Bupati Malang memberikan tantangan sekaligus motivasi besar bagi seluruh warga sekolah. Dalam waktu persiapan yang sangat singkat, pihak sekolah bersama para siswa mampu menyiapkan kegiatan sebagai bentuk kesiapan menuju sekolah unggulan.
“Tantangan dari Bapak Bupati menjadi penyemangat luar biasa bagi kami untuk terus maju, menyiapkan sekolah dengan lebih baik, dan memenuhi target peningkatan jumlah siswa berprestasi, termasuk yang nantinya bisa masuk ke SMA Taruna Nusantara,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan rasa syukur karena telah ada rencana bantuan dari Pemerintah Kabupaten Malang, baik di bidang sarana prasarana maupun pengembangan program agrosayur.
Sebagai bagian dari program Adiwiyata, kegiatan pertanian tidak hanya bersifat ekstrakurikuler, melainkan menjadi pembiasaan harian. Setiap kelas memiliki kewajiban menanam, merawat, hingga memanen tanaman sebagai bagian dari pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan.
“Sekolah kami ingin unggul secara menyeluruh. Akademik harus terus meningkat, pembiasaan baik tetap berjalan, dan anak-anak memiliki pengalaman nyata yang berguna untuk masa depan mereka,” pungkas Umi Chapsah.
Reporter : M. Abdul R
Editor : Matnadir



