Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Bambang Kepala PTN TNBTS Tegaskan Keselamatan Wisatawan Jadi Prioritas Utama Jelang Nataru

Kamis, 18 Desember 2025 | Desember 18, 2025 WIB Last Updated 2025-12-19T05:45:20Z

KabarPojokIndonesia.com
-- MALANG – Guna memastikan keselamatan transportasi wisata jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Malang bersama instansi terkait melaksanakan peninjauan dan rampcheck kendaraan Jeep Wisata Bromo Tengger Semeru. Kegiatan tersebut berlangsung di UPT Pengujian KIR LLAJ Kabupaten Malang, Jalan Raya Karanglo No. 71, Singosari, Jumat (19/12/2025).

Rampcheck dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan seluruh kendaraan wisata yang beroperasi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dalam kondisi laik jalan, aman, serta memenuhi standar keselamatan dan asuransi.

Kepala Bidang PTN Wilayah I Balai Besar TNBTS, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Bambang Suriyono, S.Hut., M.Ec.Dev., M.A, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kesiapan pengelolaan kawasan wisata alam dalam menghadapi periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), yang diprediksi akan mengalami lonjakan jumlah kunjungan wisatawan.

“Dalam rangka Nataru, kami menyiapkan sejumlah pos penjagaan di seluruh pintu masuk kawasan TNBTS. Selain itu, kami juga melakukan penjagaan bersama dengan kepolisian, TNI, dan pemerintah daerah, termasuk pos pelayanan yang telah disampaikan oleh Kapolres Malang,” ujarnya saat diwawancarai media Kabar Pojok Indonesia.

Menurut Bambang, dukungan Polres Malang sangat membantu dalam upaya penertiban dan pengawasan, khususnya untuk mengurangi risiko terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan di kawasan wisata alam TNBTS.

“Kami bersyukur mendapat dukungan penuh dari Polres Malang dalam hal penertiban. Ini penting untuk memastikan aktivitas wisata alam di TNBTS tetap aman dan tertib,” jelasnya.

Selain pos penjagaan di pintu masuk, pihak TNBTS juga menyiapkan personel di sejumlah titik kunjungan utama, seperti kawasan Penanjakan dan lautan pasir. Seluruh aktivitas wisatawan akan dipantau secara ketat mengingat tingginya potensi kepadatan pengunjung.

Bambang mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan tahun ini telah melampaui capaian tahun sebelumnya. Khusus dari pintu masuk Malang, jumlah kendaraan Jeep wisata yang beroperasi setiap hari tercatat di atas 100 unit.

“Saat puncak libur Natal dan Tahun Baru, jumlah Jeep yang beroperasi bisa mencapai lebih dari 500 unit per hari di kawasan TNBTS, khususnya dari wilayah Malang. Pintu masuk Malang kini menjadi yang terpadat kedua setelah Probolinggo, bahkan mulai imbang,” ungkapnya.

Ia menambahkan, tren tersebut menunjukkan semakin banyak wisatawan yang memilih akses Malang untuk menuju kawasan Bromo.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pengelolaan wisata alam TNBTS, mulai dari kepolisian, pemerintah daerah, hingga instansi teknis seperti PUPR dan Dishub.

“Kami sangat bersyukur memiliki stakeholder yang peduli dan konsen terhadap keselamatan wisata alam di TNBTS. Semua kendaraan Jeep wisata wajib melalui rampcheck, memastikan kelayakan teknis serta kelengkapan asuransi. Jika ditemukan kerusakan, harus segera diperbaiki sebelum beroperasi,” tegasnya.

Melalui rampcheck terpadu ini, diharapkan seluruh layanan transportasi wisata di kawasan Bromo Tengger Semeru dapat berjalan aman, nyaman, dan memberikan rasa tenang bagi wisatawan selama menikmati libur Nataru.

Reporter : M. Abdul R 

Editor : Matnadir
TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update