KabarPojokIndonesia.com -- Bandar Lampung – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar, M.Si, mendampingi Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M. dalam kunjungan kerja (kunker) ke Masjid Raya Al-Bakrie, Jalan Jenderal Sudirman No. 59, Enggal, Kota Bandar Lampung, Provinsi Lampung, Selasa (07/07/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Malang untuk mempelajari konsep pengelolaan masjid modern yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, ruang dialog kebangsaan, pusat pendidikan, pemberdayaan ekonomi syariah, hingga destinasi wisata religi.
Dalam sambutannya, Bupati Malang H. M. Sanusi menegaskan bahwa masjid pada era saat ini harus mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Menurutnya, Masjid Raya Al-Bakrie Lampung merupakan salah satu contoh sukses yang mampu mengintegrasikan berbagai fungsi tersebut dalam satu kawasan yang representatif.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Lampung, Pemerintah Kota Bandar Lampung, serta seluruh pengurus Masjid Raya Al-Bakrie yang telah menerima kunjungan kerja kami dengan penuh kehangatan," ujar Bupati Malang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Lampung Mulyadi Irsan, Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi, S.Sos., Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Dr. Ir. Budiar, M.Si., Ketua TP PKK Kabupaten Malang Anis Zaidah Sanusi, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Malang, Direktur Laznas Bakrie Amanah, Ketua Harian Bakrie untuk Negeri, Ketua Badan Pengurus Masjid Raya Al-Bakrie beserta jajaran, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang.
Bupati Sanusi menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bagian dari ikhtiar untuk memperkaya wawasan, menggali praktik-praktik terbaik, serta membangun jejaring kolaborasi dalam pengembangan rumah ibadah yang memiliki fungsi keagamaan, sosial, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Malang memiliki komitmen untuk meningkatkan fungsi Islamic Center menjadi Masjid Kabupaten Malang sebagai pusat peradaban Islam yang mampu menghadirkan layanan keagamaan sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi umat secara terpadu.
Dalam kesempatan itu, rombongan juga mempelajari sejumlah aspek penting yang menjadi referensi pengembangan Masjid Kabupaten Malang, di antaranya skema pembiayaan pembangunan, konsep arsitektur, hingga sistem pengelolaan kawasan terpadu yang memadukan fungsi masjid dengan pusat pendidikan, pembinaan umat, fasilitas sosial, serta aktivitas ekonomi berbasis syariah.
"Kami berharap seluruh pengalaman, gagasan, dan praktik baik yang kami peroleh dari kunjungan ini dapat menjadi inspirasi dalam menyusun perencanaan pengembangan Masjid Kabupaten Malang yang lebih komprehensif. Kami juga berharap hubungan baik ini terus terjalin melalui kerja sama, pertukaran pengetahuan, maupun kolaborasi di masa mendatang," tandas Bupati Malang.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar, M.Si., menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini menjadi momentum penting untuk memperkuat perencanaan pembangunan Masjid Kabupaten Malang agar memiliki fungsi yang lebih luas dan berkelanjutan.
Menurutnya, konsep pengelolaan Masjid Raya Al-Bakrie memberikan banyak inspirasi mengenai tata kelola kelembagaan, pemberdayaan masyarakat, hingga pengembangan kawasan yang terintegrasi.
"Kami berharap berbagai pengalaman yang diperoleh selama kunjungan ini dapat diadaptasi sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik Kabupaten Malang, sehingga ke depan Masjid Kabupaten Malang tidak hanya menjadi ikon daerah, tetapi juga menjadi pusat pelayanan umat, pendidikan, sosial, ekonomi syariah, serta wisata religi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Sekda Kabupaten Malang.
Melalui kunjungan kerja ini, Pemerintah Kabupaten Malang optimistis pengembangan Masjid Kabupaten Malang akan semakin terarah dengan mengadopsi berbagai praktik terbaik yang telah diterapkan di Masjid Raya Al-Bakrie Lampung, sehingga mampu menjadi pusat peradaban Islam yang modern, inklusif, dan berdaya guna bagi seluruh lapisan masyarakat.
REPORTER : Matnadir
EDITOR : Redaksi







Tidak ada komentar:
Posting Komentar